Hendrawan Supratikno: Banyak Salah Urus Di BUMN, Jangan Sampai PMN Tutupi Kesalahan dan Malpraktik Manajerial Masa Lalu

Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno/Net

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluarkan dana fantastis untuk menyelamatkan perusahaan asuransi plat merah PT. Jiwasraya (Persero) yang merugi ratusan triliun akibat adanya penyelewengan dana nasabah.

Tidak tanggung-tanggung, dana yang siapkan sebesar Rp 20 triliun dari APBN.

Banyak kalangan berpendapat tak seharusnya pemerintah mengeluarkan dana puluhan triliun untuk menalangi keuangan Jiwasraya. Terlebih dalam situasi krisis akibat pandemi Covid-19 ini.

Pemerintah juga diwanti-wanti oleh anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno agar dana penyertaan modal negara (PMN) yang digelontorkan pemerintah untuk Jiwasraya menjadi batu loncatan perusahaan BUMN lainnya yang merugi mengharapkan belas kasih keuangan negara.

“Kita semua tahu banyak salah urus terus menerus di BUMN. Jangan sampai PMN membuat disiplin keuangan mengendur atau bahkan menutupi kesalahan dan malpraktik manajerial di masa lalu,” kata Hendrawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/9).

Hendrawan mengatakan Jiwasraya dipelihara oleh oknum tertentu untuk dijadikan wadah untuk pembobolan keuangan negara. Sehingga dia meminta agar aparat penegak hukum tegas dalam memberikan hukuman.

“Untuk Jiwasraya, penyakitnya sudah kronis. Ada persekongkolan hebat yang membuat BUMN ini bolong sebesar puluhan trilyun sejak 2008. Perusahaan ini seperti dipelihara sebagai instrumen pembobolan keuangan negara. Langkah-langkah tegas dan adil yang dilakukan kejaksaan harus kita dorong,” ucapnya.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan untuk PMN Jiwasraya sesuai dengan UU asuransi dengan melakukan bail in.

“Khusus PMN untuk Jiwasraya, kita harus mengacu UU Perasuransian (UU 40/2014). Opsi yg diusulkan ada tiga, tapi yang paling mungkin adalah restrukturisasi dan bail-in (penyetoran modal pemegang saham). Itu sebabnya diusulkan PMN,” tandasnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Siang Ini, Kementerian LHK Akan Digeruduk Massa Tolak Kapitalisasi Taman Nasional Komodo
Politik

Siang Ini, Kementerian LHK A..

26 November 2020 06:21
Fadli Zon Bicara, Apresiasi Keputusan Edhy Mundur Dan Sindir KPK Soal Harun Masiku
Politik

Fadli Zon Bicara, Apresiasi ..

26 November 2020 05:42
Segera Atur Perayaan Natal, Menag Fachrul Razi: Yang Jelas Wajib Prokes
Politik

Segera Atur Perayaan Natal, ..

26 November 2020 04:14
Siap Buka Sekolah Tatap Muka, Nadiem Makarim: Tidak Ada Kantin, Ekskul Dan Olahraga
Politik

Siap Buka Sekolah Tatap Muka..

26 November 2020 03:58
Deklarasi SAKTI, Harapan Untuk Pelaut
Politik

Deklarasi SAKTI, Harapan Unt..

26 November 2020 03:39
Gelar Aksi, Komala Desak KPK Usut Dugaan Penyimpangan Bantuan Gempa Lombok
Politik

Gelar Aksi, Komala Desak KPK..

26 November 2020 01:58
Belum Diumumkam KPK, Jokowi Sudah Tunjuk Luhut Pandjaitan Gantikan Edhy Prabowo
Politik

Belum Diumumkam KPK, Jokowi ..

25 November 2020 23:21
Debat Cawalkot Makassar Soal Pajak, Appi Ingatkan Danny: Terpenting Ringankan Beban Dunia Usaha Di Masa Pandemi
Politik

Debat Cawalkot Makassar Soal..

25 November 2020 23:10