Cuti Sudah Disetujui, Wabup Ngawi Tanggalkan Semua Fasilitas Negara

Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, menanggalkan semua fasilitas negara selama cuti untuk kampanye di Pilkada Ngawi 2020/RMOLJatim

Menjelang masa kampanye dalam Pilkada Serentak 2020, petahana Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, yang resmi menjadi peserta Pilkada telah mendapat izin untuk melakukan cuti.

Ony akan cuti selama tiga bulan ke depan, mulai 26 September-5 Desember 2020, untuk melakukan kampanye dirinya di Pilkada Ngawi 2020. Kabar tersebut dibenarkan yang bersangkutan.

"Surat keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur sudah turun pada 23 September kemarin. Dan cuti resminya mulai 26 September nanti atau satu hari sebelum masa kampanye," terang Ony Anwar, Jumat, (25/9).

Selama cuti, semua fasilitas dari pemerintah harus ditanggalkan demikian juga tugas dan kewenangan. Termasuk inventaris mobil dinas hingga rumah dinas yang tidak pernah ia tempati selama menjabat.

"Semuanya sudah saya serahkan selama mengambil masa cuti ini. Jadi saat kampanye tidak ada fasilitas negara yang dipergunakan," ungkapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Terpisah, Komisioner KPU Ngawi, Aman Rido Hidayat mengatakan, tahapan pilkada dengan calon tunggal tetap dilanjutkan. Keputusan tersebut diambil menyusul hasil rapat dengar pendapat (RDP) antara DPR RI, pemerintah, dan penyelenggara pemilu.

Rido menyebut, ada dua agenda penting yang sudah dilakukan termasuk penetapan paslon hingga pengundian tata letak pada surat suara. Agenda selanjutnya akan memasuki masa kampanye.

Untuk diketahui, Ony Anwar yang berpasangan dengan Dwi Rianto menjadi pasangan calon tunggal dalam perhelatan Pilkada Ngawi 2020. Nantinya, Ony-Dwi akan menempati posisi sebelah sisi kiri surat suara.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bamsoet: Proses Hukum Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung Harus Tegas Dan Adil
Politik

Bamsoet: Proses Hukum Tersan..

24 Oktober 2020 18:44
Andi Arief: Jika Maafkan Gus Nur, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah
Politik

Andi Arief: Jika Maafkan Gus..

24 Oktober 2020 17:36
Ungkap Kebakaran Kejagung, Komisi III: Ini Bukti Polri Profesional Dan Bukan Kaleng-kaleng
Politik

Ungkap Kebakaran Kejagung, K..

24 Oktober 2020 17:29
Bukan Maju Atau Tidak, Tantangan Bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-tokoh Bersinar Ini
Politik

Bukan Maju Atau Tidak, Tanta..

24 Oktober 2020 16:22
Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk
Politik

Teguran Jokowi Kepada Para M..

24 Oktober 2020 16:14
Seperti Lurah Suhartono, Kampenye Tri Rismaharini Di Pilkada Bisa Masuk Ranah Pidana
Politik

Seperti Lurah Suhartono, Kam..

24 Oktober 2020 15:51
Peneliti LIPI: Semakin Demokratis Satu Rezim, Maka Daerahnya Akan Semakin Desentralistis
Politik

Peneliti LIPI: Semakin Demok..

24 Oktober 2020 15:23
Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?
Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, ..

24 Oktober 2020 14:58