Natalius Pigai: Penembakan Pendeta Yeremias Harus Diadili Dengan Pengadilan HAM

Natalius Pigai/Net

Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai meminta agar kasus penembakan yang menewaskan pendeta Yeremias Zanambanidi diadili melalui pengadilan HAM.

“Pengadilan HAM akan membuktikan kejahatan terencana, teratruktur, sistematis dan masif melalui operasi militer ilegal (illegal military operations),” kata Pigai dalam keteranganya, Jumat (25/9).

Oleh karena itu, sambung Pigai, kasus ini tidak boleh berakhir hanya dengan damai dan kompensasi uang dari pemerintah.

Dalam pandangan mantan Komisioner Komnasham, penanganan atas penembakan pendeta Yeremias harus memutus mata rantai kejahatan sistematis yang dilakukan oleh pucuk pimpinan tertinggi yaitu Presiden Joko Widodo.

“Kami punya laporan dan bukti-bukti yang cukup sebagaimana pernah dilakukan oleh militer Indonesia di Timor Leste dan juga Papua,” demikian Pigai.

Penembakan di Kampung Bomba Distrik Hitadipta Kabupaten Intan Jaya, Papua Minggu (20/9) itu memang jadi isu panas. Sebab aparat menyakini jika penembakan yang terjadi itu adalah perbuatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Namun, di sisi lain, sejumlah pihak menyakini jika penembaknya adalah anggota TNI yang saat ini tengah menggelar pengejaran KKB di wilayah pedalaman Papua itu.

Banyak kalangan yang kemudian mendesak agar dilakukan investigasi ilmiah untuk memastikan0 aksi saling klaim ini.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bamsoet: Proses Hukum Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung Harus Tegas Dan Adil
Politik

Bamsoet: Proses Hukum Tersan..

24 Oktober 2020 18:44
Andi Arief: Jika Maafkan Gus Nur, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah
Politik

Andi Arief: Jika Maafkan Gus..

24 Oktober 2020 17:36
Ungkap Kebakaran Kejagung, Komisi III: Ini Bukti Polri Profesional Dan Bukan Kaleng-kaleng
Politik

Ungkap Kebakaran Kejagung, K..

24 Oktober 2020 17:29
Bukan Maju Atau Tidak, Tantangan Bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-tokoh Bersinar Ini
Politik

Bukan Maju Atau Tidak, Tanta..

24 Oktober 2020 16:22
Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk
Politik

Teguran Jokowi Kepada Para M..

24 Oktober 2020 16:14
Seperti Lurah Suhartono, Kampenye Tri Rismaharini Di Pilkada Bisa Masuk Ranah Pidana
Politik

Seperti Lurah Suhartono, Kam..

24 Oktober 2020 15:51
Peneliti LIPI: Semakin Demokratis Satu Rezim, Maka Daerahnya Akan Semakin Desentralistis
Politik

Peneliti LIPI: Semakin Demok..

24 Oktober 2020 15:23
Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?
Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, ..

24 Oktober 2020 14:58