Jika Menang Dari Gibran, Bajo Janji Sulap Solo Jadi Kota Megapolitan

Bagyo Wahyono-FX Supardjo /Net

Jelang masa kampanye yang akan digelar Sabtu (26/9) sejumlah pasangan calon telah mulai mengumbar janji politiknya.

Salah satunya disampaikan oleh pasangan calon Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias BaJo, yang mengaku akan menyulap Kota Solo sebagai Kota Megapolitan apabila bisa mengalahkan penantangnya Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakoso di Pilkada Serentak 2020.

"Kita akan tata kelola kota, mengatasi banjir, mengatasi kemacetan. Itu nanti kita wujudkan atau kita realisasikan dalam bentuk Solo Megapolitan, jadi program kita seperti itu," kata calon Wali Kota Solo Supardjo dalam diskusi virtual CNNindonesia TV, Jumat (25/9).

Berdasarkan visinya, Supardjo bersama pasangannya mengusung terwujudnya sandang, pangan, papan di Kota Solo.

Karenanya paslon ini berupaya menargetkan dan menawarkan gagasanya mengenai pembangunan jalan layang (flyover) dan jalan lintas bawah (underpass) di setiap persimpangan rel kereta api di Kota Solo, guna mengatasi kemacetan lalu lintas.

Selain itu, BaJo juga berniat membenahi pedagang kaki lima dan parkir liar. Tujuannya adalah untuk supaya Kota Solo menjadi lebih bersih dan tertata.

Namun untuk menggaungkan visinya tersebut, Supardjo berkomitmen dalam kampanye nanti akan mencari strategi yang mumpuni. Karena, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 13/2020 jumlah orang yang boleh hadir di kampanye rapat umum dibatasi.

Oleh karena itu, Supardjo mengaku akan melakukan kampanye dengan pendekatan personal seperti sowan atau berkunjung dari satu rumah ke rumah lain.

"Kita punya trik tersendiri, kita melakukan dengan cara door to door, jadi kita sowani satu persatu rumah ke rumah, memang membutuhkan banyak energi tapi itu saya kira efektif sekali," jelasnya.

Sebaai informasi, untuk pilwalkot Solo, BaJo akan bertarung dengan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. Gibran yang mendapat rekomendasi dari DPP PDIP juga berhasil menggaet politikus senior PDIP Teguh Prakosa dalam pertarungan itu.

Pasangan Gibran-Teguh mendapat nomor urut 1, sementara BaJo nomor urut 2.

Dalam pesta demokrasi daerah 5 tahunan ini BaJo mencalonkan diri melalui jalur independen atau perseorangan, tercatat mereka mengantongi dukungan dari 38.831 orang warga. Sementara Gibran-Teguh maju disokong sejumlah partai, seperti PDIP, PAN, Golkar, Gerindra, dan PSI.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Tiba-tiba Tersebar Nama-nama Pengurus KAMI Lampung, Para Calon Deklarator Kebingungan
Politik

Tiba-tiba Tersebar Nama-nama..

01 November 2020 00:39
Tak Hadiri Debat Pilkada Musi Rawas, Ratna-Suwarti Didoakan Cepat Sembuh Oleh Rivalnya
Politik

Tak Hadiri Debat Pilkada Mus..

01 November 2020 00:10
Galakkan 'Ayo Kita Mencoblos', IMM Ajak Warga Bengkulu Gunakan Hak Pilihnya Dalam Pilkada
Politik

Galakkan 'Ayo Kita Mencoblos..

31 Oktober 2020 23:50
Haryy Azhar Azis: Di Indonesia Penguasaan Big Data Kurang
Politik

Haryy Azhar Azis: Di Indones..

31 Oktober 2020 21:51
Ujang Komarudin: Masa Iya Presiden Sama Mantan Presiden PKI?
Politik

Ujang Komarudin: Masa Iya Pr..

31 Oktober 2020 20:24
Aktivis Cipayung Plus Jakarta Serukan Pemulihan Ekonomi Nasional Imbas Covid-19
Politik

Aktivis Cipayung Plus Jakart..

31 Oktober 2020 18:43
Begini Analisa Pakar Soal Persaingan China-AS Merebut Indonesia
Politik

Begini Analisa Pakar Soal Pe..

31 Oktober 2020 18:18
PKS Apresiasi Jokowi Berani Kecam Presiden Macron Yang Hina Islam
Politik

PKS Apresiasi Jokowi Berani ..

31 Oktober 2020 17:45