Eddy Soeparno: Suntikan Untuk Jiwasraya Penting Karena Opsinya Tidak Banyak

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Fraksi PAN, Eddy Soeparno/RMOL

Suntikan dana senilai Rp 20 triliun dari APBN untuk menangani skandal Jiwasraya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Sebab, dana besar tersebut berasal dari pajak rakyat.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Fraksi PAN Eddy Soeparno memahami Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang akan diberikan kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) pada 2021 untuk menangani kasus Jiwasraya.

Menurutnya, hal itu penting untuk mengembalikan dana nasabah meski saat ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan dengan pandemi Covid-19.

"Bukan masalah efektif atau tidaknya di era Covid-19, tapi memang opsinya tidak banyak. Karena bagaimanapun juga harus dilakukan penyelamatan terhadap nasabah Jiwasrya yang saat ini sudah terdesak untuk diberikan solusi," ujar Eddy Soeparno kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (26/9).

Penggelontoran anggaran tersebut juga sekaligus akan berdampak pada ekonomi di tengah pandemi yang saat ini sedang diupayakan pemerintah agar kembali bangkit.

"Jangan sampai justru nasabah kecil itu nanti kehilangan investasinya, tabungannya, kehilangan banyak hal yang justru akan mempersulit kehidupan ekonomi mereka," imbuhnya menegaskan.

Namun begitu, perlu ditekankan bahwa negara wajib menjamin pemanfaatan anggaran tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

"Yang penting bagi kita adalah bagaimana dana Rp 20 T itu dapat dipertanggungjawabkan, dapat dikelola dengan baik, dapat diinvestasi dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik," tegasnya.

"Jadi ini betul-betul harus dilakukan race best assessment yang baik terhadap investasi ke depan secara pruden, konservatif, secara betul-betul bisa dipertanggungjawabkan," demikian Eddy Soeparno.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Pernah Dimenangkan Kotak Kosong, Kini Masyarakat Makassar Ingin Appi-Rahman Menang Pilkada
Politik

Pernah Dimenangkan Kotak Kos..

24 November 2020 18:40
Habib Umar Alhamid Ingatkan Ulama Dan Aparat Waspada Adu Domba Memecah Belah Pesatuan
Politik

Habib Umar Alhamid Ingatkan ..

24 November 2020 18:20
Nasir Djamil: RUU Minol Tidak Dimaksudkan Melarang Total Konsumsi Minuman Beralkohol
Politik

Nasir Djamil: RUU Minol Tida..

24 November 2020 18:01
Imigrasi Diduga Terlibat Dalam Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra, Komisi DPR Minta Hakim Cermat
Politik

Imigrasi Diduga Terlibat Dal..

24 November 2020 17:53
Selain JK, Ada King Maker Lain Yang Ingin Anies Baswedan Jadi Capres
Politik

Selain JK, Ada King Maker La..

24 November 2020 17:42
Seperti APD, Ahli Epidemologi Minta Pemerintah Awasi Potensi Pasar Gelap Vaksin Covid-19
Politik

Seperti APD, Ahli Epidemolog..

24 November 2020 16:57
Kalau Ingin Pemerintahannya Aman, Jokowi Harus Segera Rombak Kabinetnya
Politik

Kalau Ingin Pemerintahannya ..

24 November 2020 16:33
Sudra: Pak Jokowi Fokus Urus Negara, Biar Nikita Mirzani Urus HRS
Politik

Sudra: Pak Jokowi Fokus Urus..

24 November 2020 16:31