Beri Modal Usaha Ke PKL, Jokowi Malah Dapat Keluhan Pembongkaran Lapak

Dialog Presiden Joko Widodo bersama para pelaku usaha kecil di Istana Bogor/Istimewa

Presiden Joko Widodo kembali menyalurkan secara langsung subsidi modal kerja kepada pengusaha mikro dan kecil di sekitaran Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/9).

Dalam sambutannya, Jokowi menyinggung kondisi ekonomi saat ini yang terdampak pandemi Covid-19.

"Kita tahu bahwa sekarang ini memang kita baru pada kondisi pandemi Covid. Semua merasakan, termasuk bapak ibu semuanya. Ini terjadi bukan hanya di Indonesia, tapi di 215 negara, kondisinya sama persis," ujar Jokowi di halaman Istana Bogor.

Bahkan, lanjut Jokowi, kegiatan ekonomi di dalam negeri yang turun karena Covid-19 juga dirasakan oleh pengusaha menengah dan pengusaha besar. Oleh karenanya, ia mengajak para pengusaha mikro dan kecil yang hadir untuk terus berjuang dan bersabar menghadapi kondisi ekonomi yang masih belum membaik hingga awal tahun depan.

Menurutnya, awal tahun depan menjadi momentum positif untuk kondisi yang sudah mulai beranjak normal karena akan dimulai vaksinasi Covid-19.

"Kita harapkan Insya Allah nanti di bulan Desember sudah mulai vaksin masuk. Tahun depan ketika posisi sudah normal, bapak ibu jangan sampai kehilangan momentum. Artinya pada saat sudah normal modal kerjanya malah sudah enggak ada, ini yang harus betul-betul dihitung," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga sempat bercakap dengan sejumlah pelaku usaha kecil yang hadir, di antaranya pedagang rumahan, pedagang kaki lima, hingga pedagang asongan.

Menariknya, ada satu Ibu-ibu pedagang kaki lima yang mengeluhkan tempat berjualannya akan dibongkar oleh pemerintah setempat, karena alasan Pandemi Covid-19.

"Di sepanjang Jalan Malabar (Kota Bogor) mau dibongkar, awal November. Jadi bagaiamana kalau dibongkar Pak?" tanya Tika kepada Jokowi dalam acara pemberian Subsidi Modal Kerja tersebut.

Jokowi kemudian menjawab dengan lugas pertanyaan pedagang gado-gado dan ketoprak di Jalan Malabar, Kota Bogor itu. "Itu dari pemerintah kota. Nanti biar dicatat Pak Menteri (Mensesneg Pratikno)," jawab Jokowi.

Sebagai informasi, Subsidi Modal Kerja yang diberikan pemerintah kepada Usaha Mikro dan Kecil besarannya mencapai Rp 2,4 juta per usaha.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

LaNyalla Ajak Masyarakat Lawan Aksi Penipuan, Investasi Bodong Hingga Modus Vaksin
Politik

LaNyalla Ajak Masyarakat Law..

04 Maret 2021 14:02
Temui Pimpinan KPK, Kabareskrim Mengaku Bahas Rencana Perpanjangan MoU
Politik

Temui Pimpinan KPK, Kabaresk..

04 Maret 2021 13:57
Maruf Amin Merasa Paling Tersudut Soal Perpres 10/2021 Sirojudin Abbas: Beliau Tentu Ingin Menjaga Integritas Agama
Politik

Maruf Amin Merasa Paling Ter..

04 Maret 2021 13:55
Sufmi Dasco: Tidak Bahas Pilpres, Pertemuan Prabowo-Airlangga Sebatas Sesama Menteri Kabinet
Politik

Sufmi Dasco: Tidak Bahas Pil..

04 Maret 2021 13:46
Penelusuran Demokrat, Acara GAMKI Yang Dihadiri Moeldoko, Jhoni Alen, Dan Nazaruddin Booking 140 Kamar The Hill Sibolangit
Politik

Penelusuran Demokrat, Acara ..

04 Maret 2021 13:34
Fokus Dugaan Unlawful Killing, Polri Keluarkan SP3 Kasus Tewasnya Enam Laskar FPI
Politik

Fokus Dugaan Unlawful Killin..

04 Maret 2021 13:13
Iwan Sumule: Seharusnya Jokowi Bikin Perpres Kalajengking Biar Bisa Bayar Utang, Bukan Perpres Miras
Politik

Iwan Sumule: Seharusnya Joko..

04 Maret 2021 13:07
Buka Rakernas Kemendag, Presiden Yakin Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Tahun 2021 Bisa Tercapai
Politik

Buka Rakernas Kemendag, Pres..

04 Maret 2021 12:56