Lieus Sungkharisma: Melarang Komunis Bukan Berarti Ideologi Itu Sudah Mati

Aktivis Tionghoa Lieus Sungkharisma dalam diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan/RMOL

Paham ideologi komunisme di Indonesia dipastikan tetap ada dan sulit diberangus.

Hal itu dipastikan Kader Bela Negara yang juga aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma saat menjadi narasumber di acara Talkshow Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk 'Kebangkitan Komunisme dan Ketahanan Nasional', Selasa (29/9).

"Kalau ideologi itu (komunis) enggak bisa mati. Kenapa itu dibilang bahaya laten? Kalau pun sudah dilarang bukan berarti mati, ideologi itu terus memperjuangkan itu (tetap ada)," ujar Lieus Sungkharisma.

Lieus pun mengaku tidak menyalahkan jika ada pihak yang memiliki pemikiran komunisme. Namun, hal itu akan dilarang jika paham komunisme diajarkan kepada orang lain, berkelompok, berkumpul, berserikat dan mau membesarkan komunisme.

"Itu harus dilarang. Dengan gaya baru atau gaya lama, itu harus dilarang. Karena TAP MPR XXV/1966 ini yang menjadi payung besar kita melarang semua kegiatan yang berbau komunisme," jelas Lieus.

Apalagi, kata Lieus, Indonesia sudah berkomitmen kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang sudah menjadi komitmen bersama.

"Kalau Tiongkok dia mau pakai paham komunisme, pakai cara apa, bahkan sekarang di Tiongkok komunisme kan juga ekonomi bebas, itu terserah dia. Karena itu sudah wilayah negara lain. Tapi kalau di Indonesia enggak boleh, jadi enggak usah marah-marah," pungkasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Siang Ini, Budiman Sudjatmiko Dan Fadli Zon Menyoal Reformasi Hingga Mosi Tidak Percaya
Politik

Siang Ini, Budiman Sudjatmik..

22 Oktober 2020 12:55
Maruf Amin Berharap Pesantren Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Politik

Maruf Amin Berharap Pesantre..

22 Oktober 2020 12:47
Peringati Hari Santri Nasional, Ketua DPR: Nyalakan Semangat Gotong Royong Untuk Bangun Indonesia
Politik

Peringati Hari Santri Nasion..

22 Oktober 2020 12:35
Ahmad Dhani: Sejak Gus Dur Wafat, Sudah Sepatutnya Nahdliyin “Berimam” Pada Cak Nun
Politik

Ahmad Dhani: Sejak Gus Dur W..

22 Oktober 2020 12:20
Aria Bima: Ada Kecenderungan Terjadi Anarkisme Demokrasi
Politik

Aria Bima: Ada Kecenderungan..

22 Oktober 2020 11:38
Feri Amsari: Ada Kutukan Periode Kedua, Berbagai Skandal Dan Watak Asli Presiden Muncul
Politik

Feri Amsari: Ada Kutukan Per..

22 Oktober 2020 11:34
HUT Ke-56 Golkar, Airlangga Hartarto: Sebagai Partai Senior Harus Selalu Hadir Memberi Solusi
Politik

HUT Ke-56 Golkar, Airlangga ..

22 Oktober 2020 10:59
Irma Suryani: Kalau Jokowi Represif, Orang Seperti Rocky Gerung Sudah Hilang
Politik

Irma Suryani: Kalau Jokowi R..

22 Oktober 2020 10:55