Serap Aspirasi Warga Medan Polonia, Bobby Janji Hilangkan Korupsi Dan Pungutan Bagi Masyarakat

Bobby Nasution/Net

Calon Walikota Medan Bobby Nasution bersilaturahmi dengan warga di di Jalan Cinta Karya No 67-A Medan Polonia, Selasa (29/9). Kedatangan mantan General Manager klub sepak bola PSMS Medan ini untuk mendengar dan menyerap aspirasi warga di daerah tersebut.

Meski diguyur hujan, tidak mengurungkan niatan Bobby untuk berdialog dengan warga.

Seorang warga bersama Sagimin menyampaikan beberapa harapan, jika Bobby terpilih nanti agar tidak melanjutkan tradisi masuk "bui" seperti walikota sebelumnya.

"Beban sangat besar dipundak Bobby saat terpilih nanti, karena ingin perubahan lebih baik," kata Sagimin.

Sagimin juga menyampaikan kepada penggagas gerakan #kolaborasimedanberkah ini agar menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat, terutama dalam pemberian kartu BPJS Kesehatan.

Dia pun berharap, agar visi misi yang disampaikan Bobby bukan hoax dan semata-mata rekayasa.

Sementara, warga lain yang hadir dalam acara tersebut bernama Meimei berharap bantuan Bobby menyelesaikan sertifikat tanah di wilayah mereka yang hingga kini masih menjadi masalah.

Menjawab pertanyaan warga, Bobby berjanji akan memberi solusi untuk setiap permasalahan. Menurutnya penyelesaian masalah Kota Medan, adalah transparansi anggaran dan pengelolaan anggaran yang baik.

"Masyarakat harus ikut memonitor anggaran pemerintah. Anggaran ini adalah cikal bakal korupsi. Dan saya janji tidak ada korupsi lagi, tidak akan ada pungutan lagi di masyarakat," ucapnya.

Untuk masalah BPJS Kesehatan, Bobby menjelaskan, dengan anggaran yang dimiliki Pemkot Medan setiap tahunnya, harusnya masyarakat sudah bisa gratis BPJS Kesehatan kelas 3. Caranya, dengan melakukan pengoptimalan anggaran.

"Jika anggaran tidak dikorupsi ini bisa (BPJS Kesehatan gratis)," katanya.

Dengan anggaran sekitar Rp 30 triliun selama satu periode kepemimpinan, lanjutnya, permasalahan banjir, jalan berlubang serta birokrasi bisa terselesaikan.

"Kita tahu pendahulu (walikota sebelumnya). Kita ingin tidak ada lagi birokrasi, agar tidak ada lagi pungutan-pungutan kepada warga saat akan mengurus administrasi. InsyaAllah dengan kekuatan yang kami punya, bisa membangun dan mengelola anggaran. Terutama 2 hal, sumber daya manusia dan pembangunan fisik," imbuhnya.

Terkait masalah sertifikat tanah warga, Bobby berjanji segera mengecek permasalahan tersebut dan akan memperjuangkan hak-hak warga soal sertifikat tanah

"Setahu saya, tata kota berubah di kawasan Polonia sejak tahun 2019. Informasi tata kota baru ini, harusnya sampai ke masyarakat. Karena semua kebijakan dibuat biar bisa dirasakan masyarakat langsung. Tapi hingga kini masyarakat tidak tahu. Makanya kita janji, sama-sama perjuangkan (masalah sertifikat)," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bamsoet: Proses Hukum Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung Harus Tegas Dan Adil
Politik

Bamsoet: Proses Hukum Tersan..

24 Oktober 2020 18:44
Andi Arief: Jika Maafkan Gus Nur, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah
Politik

Andi Arief: Jika Maafkan Gus..

24 Oktober 2020 17:36
Ungkap Kebakaran Kejagung, Komisi III: Ini Bukti Polri Profesional Dan Bukan Kaleng-kaleng
Politik

Ungkap Kebakaran Kejagung, K..

24 Oktober 2020 17:29
Bukan Maju Atau Tidak, Tantangan Bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-tokoh Bersinar Ini
Politik

Bukan Maju Atau Tidak, Tanta..

24 Oktober 2020 16:22
Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk
Politik

Teguran Jokowi Kepada Para M..

24 Oktober 2020 16:14
Seperti Lurah Suhartono, Kampenye Tri Rismaharini Di Pilkada Bisa Masuk Ranah Pidana
Politik

Seperti Lurah Suhartono, Kam..

24 Oktober 2020 15:51
Peneliti LIPI: Semakin Demokratis Satu Rezim, Maka Daerahnya Akan Semakin Desentralistis
Politik

Peneliti LIPI: Semakin Demok..

24 Oktober 2020 15:23
Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?
Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, ..

24 Oktober 2020 14:58