Bantah Gatot Nurmantyo Soal Kebangkitan PKI, Moeldoko: Tidak Mungkin Datang Secara Tiba-tiba

Kepala KSP, Moeldoko/Net

Wacana kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dilontarkan mantan Panglima TNI Jendral Purn Gatot Nurmantyo dibantah oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Dia mengatakan, wacana tersebut tidak mungkin muncul secara tiba-tiba. Pasalnya dia mengaku paham peristiwa-peristiwa kelam yang dialami bangsa Indonesia, khususnya tragedi kebiadaban Gerakan 30 September 1965 silam.

"Saya sebagai pemimpin yang dilahirkan dari akar rumput bisa memahami peristiwa demi peristiwa. Mengevaluasi peristiwa demi peristiwa," ujar Moeldoko dalam siaran pers yang diterima Kamis (1/10).

Oleh sebab itu, mantan Pangkostrad ini meyakini, isu kebangkitan PKI tidak muncul secara tiba-tiba. Justru dia menilai wacana itu ada lantaran digaungkan oleh komoditas kepentingan tertentu.

"Tidak mungkin datang secara tiba tiba. Karena spektrum itu terbentuk dan terbangun tidak muncul begitu saja. Jadi jangan berlebihan sehingga menakutkan orang lain. Sebenarnya bisa saja sebuah peristiwa besar itu menjadi komoditas untuk kepentingan tertentu," ucap dia.

Lebih lanjut, Moeldoko menjelaskan tentang dua pendekatan dalam mendeteksi munculnya isu kebangkitan PKI ini.

Di mana pertama menciptakan sistem kewaspadaan untuk menentramkan. Sementara yang kedua menciptakan kewaspadaan untuk memunculkan ketakutan.

"Bedanya di situ. Tinggal kita melihat kepentingannya. Kalau kewaspadaan itu dibangun untuk menenteramkan maka tidak akan menimbulkan kecemasan. Tapi kalau kewaspadaan itu dibangun untuk menakutkan, pasti ada maksud-maksud tertentu. Nah! Itu pilihan-pilihan dari seorang pemimpin," tuturnya.

"Kalau saya memilih, kewaspadaan untuk menenteramkan. Yang terjadi saat ini, menghadapi situasi saat ini apalagi di masa pandemi,  membangun kewaspadaan yang menenteramkan adalah sesuatu pilihan yang bijak," demikian Moeldoko.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Kemenag Susun Naskah Khutbah Jumat Untuk Masjid-masjid, Jaminan Berkualitas Dan Bermutu
Politik

Kemenag Susun Naskah Khutbah..

25 November 2020 00:44
Heran Asing Berperan Lebih Di Indonesia, Megawati: Pak Nadiem Please, Kasih Kesempatan Anak-anak Kita
Politik

Heran Asing Berperan Lebih D..

25 November 2020 00:11
Megawati: Abad Ini Indonesia Kekurangan Tokoh Dunia, Kenapa Ya?
Politik

Megawati: Abad Ini Indonesia..

25 November 2020 00:06
Genjot Sektor Pariwisata Di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Beri Stimulus Ke Pelaku Usaha
Politik

Genjot Sektor Pariwisata Di ..

24 November 2020 23:31
Debat Tahap II, Irman Yasin Limpo: Digitalisasi Pemerintahan Masih Sekadar Komputerisasi
Politik

Debat Tahap II, Irman Yasin ..

24 November 2020 23:13
Yusril: Pembentukan Tim Independen Positif Untuk Tampung Aspirasi Publik Pada Turunan UU Ciptaker
Politik

Yusril: Pembentukan Tim Inde..

24 November 2020 22:45
Untuk Perkembangan SDM Dan Infrastruktur, Masyarakat Papua Dukung Otsus Berlanjut
Politik

Untuk Perkembangan SDM Dan I..

24 November 2020 22:11
Hensat: Bagus Kalau Ada Pemimpin Islam Tersinggung Dengan Omongan JK
Politik

Hensat: Bagus Kalau Ada Pemi..

24 November 2020 21:25