Sandiaga Uno Dorong KKP Kembangkan Potensi Usaha Sektor Kelautan Dan Perikanan Kota Bima

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno/Net

Silaturahmi adalah kunci utama dalam meningkatkan relasi dan investasi di semua bidang usaha.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno dalam acara diskusi virtual yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, Rabu (14/10).

Pernyataan itu menjawab pertanyaan salah satu peserta diskusi mempertanyakan cara membangun relasi di sektor Perikanan dan Kelautan.

“Relasi dimulai dengan kita meningkatkan bersilaturahmi. Dibalik setiap silaturahim selalu kita temui rezeki-rezeki yang melimpah itu sudah menjadi satu keyakinan saya, yang juga diajarkan oleh guru-guru kita. Jadi yakinlah bersilaturahmi, bangunlah relasi,” kata Sandiaga Uno.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini pun mendorong agar kader-kader HMI bergabung dengan KAHMIPreneur dan program Oke Oce yang digagasnya.

Selain mendapatkan relasi, dengan bergabung di platform ini akan diberikan pendampingan dalam berwirausaha.

“Karena dinda ada dalam lingkungan kelautan dan perikanan, apalagi di NTB di Bima, saya menganjurkan untuk masuk ke komunitas KAHMIpreneur. KAHMIpreneur ini adalah jajaran pengusaha-pengusaha sukses dan kebetulan saya bersama OKE OCE. KAHMIpreneur ini untuk meningkatkan relasi silaturahim. Dan sekrang sudah lebih dari 400 ribu pengusaha yang tergabung dalam satu jejaring yang besar ini,” jelasnya.

Pendiri Rumah Siap Kerja ini menyebutkan, sektor kelautan dan perikanan, khususnya di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat sangat besar potensinya bila dikembangkan dengan baik.

“Dan saya yakin kita punya sektor perikanan yang sangat-sangat besar potensinya. Apalagi tadi lobster, ini sekarang saya mendapatkan informasi bahwa permintaannya meningkat padahal pandemi,” imbuhnya.

Sandiaga berjanji akan menyambungkan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan agar ada program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bisa mendorong peningkatan peluang usaha.

“Karena yang di Bimanya harganya agak rendah, tapi kalau sudah sampai di restoran di Surabaya, Jakarta atau Bali, harganya meningkat beberapa kali lipat. Dan ini merupakan peningkatan nilai tambah yang kita usahakan,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

PKS: Wajar Jokowi Kecewa Karena Penanganan Covid-19 Cenderung Politis
Politik

PKS: Wajar Jokowi Kecewa Kar..

30 November 2020 18:54
Muhammadiyah Minta Polisi Dan Kemenag Turun Tangan Telusuri Video Adzan 'Hayya 'Alal Jihad'
Politik

Muhammadiyah Minta Polisi Da..

30 November 2020 18:37
Lewat Peraturan Menkeu, Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin Covid-19
Politik

Lewat Peraturan Menkeu, Peme..

30 November 2020 18:35
Tito Kembali Ingatkan Kepala Daerah Lindungi Warganya Dari Covid-19
Politik

Tito Kembali Ingatkan Kepala..

30 November 2020 18:07
DPR Minta Pemerintah Batalkan Calling Visa Untuk Israel
Politik

DPR Minta Pemerintah Batalka..

30 November 2020 17:29
Antisipasi Banjir, Menko Luhut Gelar Tactical Floor Game Ala Militer
Politik

Antisipasi Banjir, Menko Luh..

30 November 2020 17:18
Haul Di Tangerang Sepelekan Prokes, Fadli Zon Sindir Jokowi Dan Mahfud MD
Politik

Haul Di Tangerang Sepelekan ..

30 November 2020 17:03
Masyarakat Dikejutkan Dengan Video Adzan Seruan Jihad
Politik

Masyarakat Dikejutkan Dengan..

30 November 2020 16:57