Tingkat Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah Dalam Mengatasi Pandemi Masih Cukup Tinggi

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi/Repro

Kepuasan publik terhadap langkah-langkah pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 menunjukkan peningkatan.

Demikian hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia terkait mitigasi dampak Covid-19 terhadap tarik-menarik kepentingan ekonomi dan kesehatan di masa pandemi.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tingkat kepercayaan publik terhadap presiden dalam mengatasi pandemi masih cukup tinggi dan relatif stabil.

"Kepercayaan publik terhadap lembaga negara dalam dua bulan terakhir tampak tidak banyak berubah. Perubahan yang lebih besar terhadap presiden meningkat dari 79,1 persen pada temuan sebelumnya, menjadi sekitar 85,8 persen," jelas Burhanuddin dalam paparannya yang disiarkan secara daring, Minggu (18/10).

Mayoritas publik juga yakin bahwa TNI dan Polri mampu menjaga keamanan selama masa pandemi, sekitar 65,7 persen merasa cukup yakin, dan 24,5 persen merasa sangat yakin.

"Sementara terhadap Menteri Kesehatan cenderung meningkat dibanding temuan sebelumnya," sambung Burhan.

Publik juga menilai penyebaran Covid-19 di Indonesia cukup terkendali. Meski begitu, ada sekitar 51,5 persen publik yang menyoroti bahwa selama pandemi tingkat kejahatan justru semakin meningkat.

Untuk diketahui, Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada periode 24 hingga 30 September 2020. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak.

Adapun metode survei yang digunakan yakni dengan metode simple random sampling dengan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Mengingat kondisi sedang pandemi, maka survei dilakukan menggunakan kontak telepon kepada responden. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Menurut Fadli Zon, Draf Omnibus Law Yang Diterima DPR Merupakan Barang Hampir Jadi
Politik

Menurut Fadli Zon, Draf Omni..

22 Oktober 2020 18:53
Ketum Hipmi: UU Cipta Kerja Bawa Indonesia Keluar Dari Jebakan Negara Berpenghasilan Menengah
Politik

Ketum Hipmi: UU Cipta Kerja ..

22 Oktober 2020 18:31
Jika Biden Terpilih, Bagaimana Sikap Amerika Ke China?
Politik

Jika Biden Terpilih, Bagaima..

22 Oktober 2020 18:30
Ahli Epidemiologi: Vaksinasi Harus Tetap Jalan, Jangan Ada Hambatan!
Politik

Ahli Epidemiologi: Vaksinasi..

22 Oktober 2020 18:00
Fadli Zon: Rezim Sekarang Kembali Ke Otoritarianisme, Legislatif Tidak Jalan Sebagai 'Oposisi'
Politik

Fadli Zon: Rezim Sekarang Ke..

22 Oktober 2020 17:46
Sepanjang Tidak Dipaksakan, PWNU Aceh Sepakat Dengan Kemenag Soal Materi Khutbah Jumat
Politik

Sepanjang Tidak Dipaksakan, ..

22 Oktober 2020 17:40
Energy Watch: Hilirisasi Nikel Jadi Langkah Strategis Industri Minerba Indonesia
Politik

Energy Watch: Hilirisasi Nik..

22 Oktober 2020 17:32
Rapat DPRD Di Puncak Dipersoalkan Bupati Bogor, Ini Tanggapan Wagub DKI
Politik

Rapat DPRD Di Puncak Diperso..

22 Oktober 2020 17:22