Jika Terjadi Perang Konvensional, Laut Natuna Utara Dibutuhkan AS Untuk Lindungi Sekutunya

Anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha/Net

Posisi Indonesia sangat strategis dalam peta global, sehingga banyak negara yang ingin menjalin kerja sama. Tak terkecuali dua negara besar, China dan Amerika Serikat.

Begitu kata anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha menanggapi kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat akhir pekan ini.

“Posisi geografis Indonesia yang sangat strategis tentu saja membuat negara manapun ingin bekerjasama dengan kita, termasuk Amerika dan China,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/10).

Legislator dari PPP ini mencontohkan strategisnya wilayah Indonesia dalam konflik Laut China Selatan. Di mana China terus mengklaim sembilan garis putus yang menjadi penanda perairan tradisionalnya di wilayah tersebut. Padahal klaim itu menabrak sejumlah teritori negara di Asia Tenggara.

Posisi Laut Natuna Utara pun menjadi bagian penting bagi Amerika Serikat untuk melindungi sekutunya dari ancaman China.

“Amerika tentu saja berkepentingan melindungi sekutunya yang berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan, yaitu Filipina,” bebernya.

“Sementara, jika terjadi perang konvensional antara Amerika dan Sekutunya melawan China, maka wilayah perairan Indonesia, terutama perairan Natuna sangat dibutuhkan untuk menyerang China,” imbuhnya.

Meski ada ketegangan dari dua kubu tersebut, Indonesia tidak mungkin berpihak. Ini lantaran Indonesia menganut sistem politik luar negeri bebas aktif.

“Jadi erjasama dengan negara manapun asalkan menguntungkan bagi Indonesia tentunya kita sambut dengan baik, tak terkecuali dengan Amerika dan China,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Al Mentra Institute: Instruksi Mendagri Wujud Konsistensi Pemerintah Lindungi Warga Yang Mulai Abaikan Prokes
Politik

Al Mentra Institute: Instruk..

24 November 2020 05:53
Pendapatan Negara Turun, Aktivis Haris Rusly Pesimis Jokowi Bisa Sampai 2024
Politik

Pendapatan Negara Turun, Akt..

24 November 2020 05:31
Iwan Sumule: APBN Defisit Karena UU Corona Jadi Benteng Pengutil Brankas Negara
Politik

Iwan Sumule: APBN Defisit Ka..

24 November 2020 04:41
Polarisasi Sudah Ada Jauh Sebelum Habib Rizieq Pulang, Jokowi Jangan Diam Saja
Politik

Polarisasi Sudah Ada Jauh Se..

24 November 2020 03:53
Marwan Jafar: Saatnya Fokus Penanganan Covid-19 Agar Energi Bangsa Tak Terbuang Tanpa Makna
Politik

Marwan Jafar: Saatnya Fokus ..

24 November 2020 02:17
Kepada Azis Syamsuddin, Wali Nanggroe Minta MoU Helsinki Segera Dirampungkan Pemerintah
Politik

Kepada Azis Syamsuddin, Wali..

24 November 2020 01:37
Sepakat Dengan JK, Mujahid 212: Rakyat Butuh Pemimpin Komplet Seperti Habib Rizieq
Politik

Sepakat Dengan JK, Mujahid 2..

24 November 2020 00:35
Ketum Paguyuban Pasundan: Penyelenggara Pilkada Harus Jamin Keselamatan Pemilih
Politik

Ketum Paguyuban Pasundan: Pe..

23 November 2020 23:58