Komunikasi Masih Buruk, Reshuffle Jadi Opsi Rasional Di Setahun Pemerintahan Jokowi-Maruf

Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin/Net

Ketegasan menjadi hal mutlak yang harus dilakukan Presiden Joko Widodo bila kepemimpinannya di periode kedua ini bisa dikenang positif oleh publik.

Sebab selama setahun menjabat di periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Maruf Amin, publik menilai komunikasi politik para menteri dalam menjalankan arahan presiden tak berjalan baik. Bahkan bila perlu, Jokowi bisa melakukan perombakan kabinet terhadap para menteri yang membangkang.

"Presiden Jokowi sebaiknya bersikap lebih tegas kepada pembantunya dan melakukan reshuffle kepada menteri yang tidak bisa melakukan komunikasi politik dengan baik kepada publik," kata pengamat politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/10).

Salah satu yang ia soroti yakni komunikasi terkait urgensi omnibus law UU Cipta Kerja kepada masyarakat. Dalam hal ini, kata Igor, peran pembantu presiden di kabinet dalam menyosialisasikan omnibus law sangat penting agar kewibawaan pemerintah terjaga.

Dan tentunya menjaga agar citra positif Jokowi lebih banyak dari negatifnya, baik itu dalam realita juga di dunia maya tentang asumsi dan praktik  penerapan UU Cipta Kerja," tegasnya.

Melihat dinamika politik yang terjadi, Direktur Survey and Polling Indonesia (SPIN) ini pun memprediksi dalam waktu dekat evaluasi besar-besaran akan dilakukan Presiden Joko Widodo terhadap kinerja para menterinya.

"Pada saat situasi lebih kondusif pasca demo omnibus law ini, Jokowi akan mengevaluasi semua aspek dari kinerja para menterinya serta efektifitas pemerintahan di periode terakhirnya ini. Salah satu opsi yang rasional tentu adalah melakukan reshuffle kabinet pada setahun pemerintahan Jokowi-Maruf," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Dituding Terlibat Ekspor Benur, Begini Jawaban Berkelas Calon Wakil Walikota Tangsel
Politik

Dituding Terlibat Ekspor Ben..

29 November 2020 00:26
Akui Golkar Terlambat Beri Dukungan, Mantan Anggota DPR RI Yakin Paslon Hermes Bisa Menang
Politik

Akui Golkar Terlambat Beri D..

29 November 2020 00:00
Sikapi Kekerasan Sigi, Cak Nanto: Tokoh Bangsa Harus Turun Gunung Tenangkan Umat
Politik

Sikapi Kekerasan Sigi, Cak N..

28 November 2020 23:00
Terkait Pembunuhan Di Sigi, Menag Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku
Politik

Terkait Pembunuhan Di Sigi, ..

28 November 2020 21:46
Jelang Pilkada, Gerindra Harus Antisipasi Kampanye Negatif Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Politik

Jelang Pilkada, Gerindra Har..

28 November 2020 21:25
Kutuk Pembunuhan Satu Keluarga Di Sigi, GMNI: Polisi Harus Cari Dalangnya
Politik

Kutuk Pembunuhan Satu Keluar..

28 November 2020 20:58
Tetap Pasang Baliho Habib Rizieq, Warung Makar Milik Tokoh Tionghoa Akhirnya Ditutup
Politik

Tetap Pasang Baliho Habib Ri..

28 November 2020 20:56
DPD Partai Golkar DKI Jakarta Tutup Pendidikan Politik 2020, Acara Serupa Akan Terus Digalakkan
Politik

DPD Partai Golkar DKI Jakart..

28 November 2020 20:52