Diduga Dukung Salah Satu Paslon Di Pilkada Cianjur, Seorang Kepala Desa Dilaporkan Ke Polisi

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur/Istimewa

Ketidaknetralan Aparat Sipil Negara (ASN) dalam perhelatan Pilkada Serentak 2020 terus bermunculan. Salah satunya adalah dukungan yang dilakukan seorang Kepala Desa di Cianjur, Jawa Barat.

Hal ini diketahui setelah video berdurasi 24 detik beredar di masyarakat. Dalam video tersebut, Kepala Desa Pusakasari, Kecamatan Leles berinisial AM diduga menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon (paslon) Kepala Daerah di Kabupaten Cianjur.

Dalam video tersebut, terlihat tiga orang yang mengenakan baju khaki dan satu lainnya sebagai perekam video.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur mengatakan, kasus tersebut telah diteruskan tersebut ke kepolisian melalui Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Selain itu, pihaknya telah memasukan dugaan perkara tersebut serta dibahas di rapat pleno untuk dilanjutkan ke proses klarifikasi.
Berdasarkan hasil klarifikasi, imbuh Hadi, satu orang berperan merekam dan mengunggah, sementara tiga lainnya dalam video akan ditindaklanjuti dengan UU lain.

"Kami telah melaporkan ke pihak yang berwajib untuk dilakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana pemilihan kepada yang bersangkutan," ungkapnya, Rabu (21/10), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Video tersebut dinilai melanggar UU Pilkada pasal 71 ayat 1, tentang larangan Pejabat Negara, Pejabat Daerah, ASN, maupun Kades membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan serta merugikan satu paslon.

Selain itu, yang bersangkutan diduga melanggar UU Nomor 6 Tahun 2014 pasal 29 Huruf J tentang Desa.

"Kades dilarang terlibat dalam kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," imbuhnya.

Bawaslu Cianjur kini tengah menunggu hasil penyidikan dari Polres Cianjur.

"Selanjutnya polisi punya waktu 14 untuk melakukan proses pemeriksaan dan pemberkasan," tandasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Al Mentra Institute: Instruksi Mendagri Wujud Konsistensi Pemerintah Lindungi Warga Yang Mulai Abaikan Prokes
Politik

Al Mentra Institute: Instruk..

24 November 2020 05:53
Pendapatan Negara Turun, Aktivis Haris Rusly Pesimis Jokowi Bisa Sampai 2024
Politik

Pendapatan Negara Turun, Akt..

24 November 2020 05:31
Iwan Sumule: APBN Defisit Karena UU Corona Jadi Benteng Pengutil Brankas Negara
Politik

Iwan Sumule: APBN Defisit Ka..

24 November 2020 04:41
Polarisasi Sudah Ada Jauh Sebelum Habib Rizieq Pulang, Jokowi Jangan Diam Saja
Politik

Polarisasi Sudah Ada Jauh Se..

24 November 2020 03:53
Marwan Jafar: Saatnya Fokus Penanganan Covid-19 Agar Energi Bangsa Tak Terbuang Tanpa Makna
Politik

Marwan Jafar: Saatnya Fokus ..

24 November 2020 02:17
Kepada Azis Syamsuddin, Wali Nanggroe Minta MoU Helsinki Segera Dirampungkan Pemerintah
Politik

Kepada Azis Syamsuddin, Wali..

24 November 2020 01:37
Sepakat Dengan JK, Mujahid 212: Rakyat Butuh Pemimpin Komplet Seperti Habib Rizieq
Politik

Sepakat Dengan JK, Mujahid 2..

24 November 2020 00:35
Ketum Paguyuban Pasundan: Penyelenggara Pilkada Harus Jamin Keselamatan Pemilih
Politik

Ketum Paguyuban Pasundan: Pe..

23 November 2020 23:58