Komunikasi Publik Pembantu Jokowi Jelek Soal UU Cipta Kerja, Begini Kata Ace

Ketua DPP Partai Golkar TB Ace Hasan Syadzily/RMOL.

Presiden Joko Widodo menilai anak buahnya melakukan komunikasi publik yang jelek terkait omnibus law UU Cipta Kerja kepada masyarakat hingga menimbulkan kekacauan dalam beberapa hari terakhir.

Ketua DPP Partai Golkar TB Ace Hasan Syadzily menguraikan, bahwa pada dasarnya soal UU Cipta Kerja, pemerintah bersama parlemen dalam melakukan pembahasan telah melibatkan buruh dan beberapa kali mengadakan pertemuan dengan para serikat buruh.

“Misalnya, presiden sudah dua kali melakukan pertemuan dengan perwakilan pimpinan pekerja atau buruh. Menteri Koordinator Perekonomian telah tiga kali dan bersama Menko Polhukam dua kali,” ucap Ace kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/10).

Wakil Ketua Komisi VIII ini mengatakan pertemuan-pertemuan dengan buruh itu sempat diwarnai dengan drama walkout dari pihak buruh dalam melakukan pembahasan bersama.

“Pertemuan antara organisasi pekerja dengan Menteri Ketenagakerjaan telah dilakukan kurang lebih 14 kali, minus organisasi buruh pimpinan Said Iqbal dan Andi Gani, karena walkout dan tidak melanjutkan pertemuan-pertemuan selanjutnya,” katanya.

Untuk di DPR sendiri, kata Ace, melalui rapat resmi Baleg telah melalukan pertemuan 1 kali. Selanjutnya secara informal dilakukan oleh masing-masing fraksi.

“Fraksi Partai Golkar sendiri pernah melakukan seminar khusus dengan mengundang organisasi pekerja atau buruh, termasuk Said Iqbal, dalam acara tersebut,” imbuhnya.

“Langkah-langkah seperti ini tentu harus juga dilakukan oleh kementerian dan lembaga pemerintah yang terkait, sehingga turut mensosialisasikan kebijakan yang terkait dengan ruang lingkup kerjanya,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Ujang Komarudin: Penangkapan Edhy Prabowo Sama Persis Dengan Presiden PKS Di Era SBY
Politik

Ujang Komarudin: Penangkapan..

01 Desember 2020 12:50
Anies Baswedan Positif Covid-19, Tertular Dari Wagub Ariza?
Politik

Anies Baswedan Positif Covid..

01 Desember 2020 12:25
Apresiasi Sikap Anies, Alvin Lie: Pejabat Dan Tokoh Masyarakat Memang Sebaiknya Terbuka Jika Terpapar Corona
Politik

Apresiasi Sikap Anies, Alvin..

01 Desember 2020 12:18
Eri-Armuji Unggul Di Semua Segmen, Machfud-Mujiaman Menang Di Kalangan Pemilih Asal Madura
Politik

Eri-Armuji Unggul Di Semua S..

01 Desember 2020 12:00
Hampir 3 M: Dana Kampanye Dadang-Sahrul Paling Besar Di Pilbup Bandung 2020
Politik

Hampir 3 M: Dana Kampanye Da..

01 Desember 2020 11:59
Pilkada 8 Hari Lagi, Anggota DPR Gerindra: Jaga Persatuan Hindari Pepecahan
Politik

Pilkada 8 Hari Lagi, Anggota..

01 Desember 2020 11:43
Gegara Pasang Foto Risma, Tim Machfud-Mujiaman Dilaporkan PDIP Surabaya
Politik

Gegara Pasang Foto Risma, Ti..

01 Desember 2020 11:32
Kutuk Sikap Prabowo, Babe Ridwan: Stok Maaf Saya Sudah Habis Buat Dia!
Politik

Kutuk Sikap Prabowo, Babe Ri..

01 Desember 2020 11:24