Survei: Mayoritas Masyarakat Puas Penanganan Pandemi Oleh Pemerintah Pusat

Survei Indikator Politik mengenai penanganan pandemi oleh pemerintah/Repro

Penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah pusat dinilai positif oleh publik.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, berdasarkan hasil survei lembaganya, tren kepuasan masyarakat atas kemampuan pemerintah pusat mencegah penyebaran Covid-19 cenderung baik.

"Di sini ada peningkatan. Jadi kalau ada kabar baik, kita sampaikan kepada publik," ujar Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei bertajuk 'Politik, Demokrasi Dan Pilkada Di Era Pandemi Covid-19' secara virtual, Minggu (25/10).

Setidaknya, sebanyak 66,3 persen menyatakan cukup atau sangat puas. Hal itu mengalami kenaikan dari bulan Juli sebesar 60,2 persen. Sementara yang menyatakan kurang atau tidak puas sama sekali sebesar 33 persen dan mengalami penurunan dari bulan Juli sebesar 36,6 persen.

Sedangkan soal pengendalian virus corona, mayoritas masyarakat menyatakan bahwa pemerintah pusat bisa mengendalikannya. Yakni, sangat terkendali sebesar 2,5 persen dan cukup terkendali sebesar 51,8 persen.

Sedangkan yang menyatakan kurang terkendali sebesar 37,7 persen dan tidak terkendali sama sekali hanya 5,3 persen.

"Pengendalian Covid mungkin orang bisa berbeda pendapat, tapi kalau ditanya kepada masyarakat secara umum, 54 persen memandang bahwa virus corona itu sudah terkendali," jelas Burhanuddin.

"Jadi memang ada perbedaan. Kalau kita zoom, mereka yang mengatakan pemerintah bisa mengendalikan Covid-19 itu cenderung kelas menengah ke bawah, kelas menengah ke atas cenderung mengatakan tidak terkendali, tapi terlepas dari itu, over all masyarakat mengatakan terkendali kok," pungkasnya.

Pengambilan sampel survei nasional Indikator Politik Indonesia ini diselenggarakan sejak 24 sampai 30 September 2020 dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh Provinsi Indonesia.

Survei ini menggunakan metode simple random sampling dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,9 persen.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Manfaat Perkebunan Disedot Oligarki, Rakyat Kalsel Hanya Dapat Mudharat
Politik

Manfaat Perkebunan Disedot O..

21 Januari 2021 07:46
Budiman Sudjatmiko: Pernyataan Pandji Sebaiknya Dibantah, Tapi Tidak Usah Diadukan Ke Polisi
Politik

Budiman Sudjatmiko: Pernyata..

21 Januari 2021 07:25
Angkat Bicara Soal Banjir Kalsel, Greenpeace: Pemerintah Perlu Mereview Izin Kelola Lahan
Politik

Angkat Bicara Soal Banjir Ka..

21 Januari 2021 04:25
Kenang Mulyadi Tamsir Korban SJ-182, Aminuddin Maruf: Tidak Ada Kalimat Terucap Selain Penuh Kesantunan Dan Senyuman
Politik

Kenang Mulyadi Tamsir Korban..

21 Januari 2021 02:25
WALHI: 30 Persen Batas Kawasan Hutan Dihapus Perparah Bencana Hidrometeorologi
Politik

WALHI: 30 Persen Batas Kawas..

21 Januari 2021 01:18
Dukung Vaksin Merah Putih, Erick Thohir: Sayang Sekali Kalau Rp 70 Triliun Mengalir Ke Luar Negeri
Politik

Dukung Vaksin Merah Putih, E..

20 Januari 2021 23:32
Tata Kelola Pendidikan Jadi Kunci Meningkatkan Kualitas Guru
Politik

Tata Kelola Pendidikan Jadi ..

20 Januari 2021 22:43
KPU Sampaikan Jawaban Ke MA Atas Banding Eva-Deddy
Politik

KPU Sampaikan Jawaban Ke MA ..

20 Januari 2021 21:43