Eva K. Sundari: Saat Pandemi, Polisi Mengontrol Demonstran Itu Sudah Benar

Ilustrasi demo penolakan UU Cipta Kerja/Net

Pihak kepolisian dinilai terlalu mengekang dan mengontrol demonstrasi yang dilakukan anggota masyarakat di era pandemi. Hal ini terlihat dalam survei yang secara nasional dilakukan Indikator Politik Indonesia. Hasil survei itu dirilis hari Minggu (25/10).

Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, yang hadir sebagai salah seorang komentator atas hasil survei itu mengatakan, aparat kepolisian di lapangan menjalankan perintah menjaga stabilitas keamanan.
 
“Kalau tadi dikatakan apakah aparat itu semakin hostile, semakin mengontrol untuk demo, lah iya lah. Karena kita behadapan dengan tekanan terhadap pemerintah. Nanti kalau lolos demonya banyak kemudian insiden terpaparnya (Covid-19) naik luar biasa. Nanti yang disalahkan juga pemerintah,” ujar Eva.

“Jadi pemerintah pada posisi yang menurutku sudah sangat pada pilihan yang sulit ya,” imbuhnya.

Dia mengatakan, di Indonesia masyarakat diberi kesempatan untuk melakukan demonstrasi. Fakta politik ini berbeda dengan di negara-negara lain. Rata-rata di negara lain warganya dilarang untuk melakukan protes di era pandemi.

“Di negara lain, (misalnya) di Rumania, enggak boleh, karena mereka takut adanya kenaikan yang terpapar. Tapi di Indonesia dibolehkan lho, tidak dilarang sama sekali. Di Thailand kan ada larangan. Apalagi di Myanmar, udah enggak bisa lah kamu demo,” katanya.

Fakta perbandingan antar negara itulah, menurut Eva sangat perlu diketahui oleh masyarakat. Dengan demikian persepsi aparat represif bisa dihilangkan.

“Jadi, menurutku memang masyarakat mempersepsi penurunan. But ini pilihan not bad dibandingkan dengan negara lain,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

PKS: Wajar Jokowi Kecewa Karena Penanganan Covid-19 Cenderung Politis
Politik

PKS: Wajar Jokowi Kecewa Kar..

30 November 2020 18:54
Muhammadiyah Minta Polisi Dan Kemenag Turun Tangan Telusuri Video Adzan 'Hayya 'Alal Jihad'
Politik

Muhammadiyah Minta Polisi Da..

30 November 2020 18:37
Lewat Peraturan Menkeu, Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin Covid-19
Politik

Lewat Peraturan Menkeu, Peme..

30 November 2020 18:35
Tito Kembali Ingatkan Kepala Daerah Lindungi Warganya Dari Covid-19
Politik

Tito Kembali Ingatkan Kepala..

30 November 2020 18:07
DPR Minta Pemerintah Batalkan Calling Visa Untuk Israel
Politik

DPR Minta Pemerintah Batalka..

30 November 2020 17:29
Antisipasi Banjir, Menko Luhut Gelar Tactical Floor Game Ala Militer
Politik

Antisipasi Banjir, Menko Luh..

30 November 2020 17:18
Haul Di Tangerang Sepelekan Prokes, Fadli Zon Sindir Jokowi Dan Mahfud MD
Politik

Haul Di Tangerang Sepelekan ..

30 November 2020 17:03
Masyarakat Dikejutkan Dengan Video Adzan Seruan Jihad
Politik

Masyarakat Dikejutkan Dengan..

30 November 2020 16:57