Pemuda Marind Usulkan Arena Balap Di Merauke Diberi Nama Sirkuit Frederikus Gebze, Ini Alasannya

Ketua Pemuda Marind, Fransiskus Ciwe/RMOLPapua

Kurang lebih hampir sepekan masyarakat Provinsi Papua memperbincangkan dan memperdebatkan keputusan pergantian nama Stadion Papua Bangkit yang dipersiapkan untuk Pesta Olahraga Nasional (PON) XX menjadi Stadion Lukas Enembe.

Kini satu usulan baru mencuat untuk pemberian nama sirkuit balap motor Kebun Cokelat yang terletak di Kabupaten Merauke.

Ketua Pemuda Marind, Fransiskus Ciwe ketika mengatakan, sirkuit balap motor yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sampai hari ini belum punya nama resmi ditetapkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

"Kami dari masyarakat Kabupaten Merauke dalam hal ini adalah Pemuda Marind melihat bahwa mesti ada pemberian nama untuk sirkuit itu dan kita Pemuda Marind ingin mengusulkan khusus untuk sirkuit itu menjadi nama Sirkuit Frederikus Gebze. Dan nanti Jembatan Tujuh Wali-wali kalau bisa namanya menjadi (Jembatan) Thobias Berme Gebze," usul Fransiskus Ciwe, Sabtu (24/10).

Menurut Ciwe, ada beberapa alasan yang menjadi dasar diusulkannya nama Frederikus Gebze sebagai nama sirkuit balap motor.

"Jadi kami berpikir untuk memberikan penghargaan, karena di saat beliau memimpin Kabupaten Merauke beliau juga ikut berjuang bagaimana Kabupaten Merauke bisa menjadi salah satu tempat penyelenggaraan," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Senin (26/10).

Ciwe menambahkan, nilai-nilai kesederhanaan yang ada pada diri Frederikus Gebze ini yang diharapkan dapat diturunkan kepada generasi muda dan generasi yang akan datang.

"Yang ingin saya tekankan adalah semangat juang yang ada pada Pak Fredy. Kesederhanaan yang ada sehingga nilai-nilai itu bisa turun kepada kita, serta tanggung jawab beliau supaya tetap menjaga ketokohan karena kita ingin supaya ada role model dari seorang pemimpin yang mempunyai tanggung jawab moril yang tinggi untuk daerah ini," tegasnya.

Ciwe pun berharap dengan terbangunnya sirkuit balap motor ini dapat menjadi sebuah bangunan monumental dan simbol dari perjuangan, sehingga masyarakat tidak boleh menyerah dengan keadaan dan harus berjuang mengejar ketertinggalan untuk saling berlomba secara sehat.

"Bahwa kita tetap menjadi Anim Ha sejati dan menjadi orang hebat dan besar, tetapi tetap menjaga kesederhanaan. Dan itu ada di Frederikus Gebze," pungkas Ciwe.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Ujang Komarudin: Penangkapan Edhy Prabowo Sama Persis Dengan Presiden PKS Di Era SBY
Politik

Ujang Komarudin: Penangkapan..

01 Desember 2020 12:50
Anies Baswedan Positif Covid-19, Tertular Dari Wagub Ariza?
Politik

Anies Baswedan Positif Covid..

01 Desember 2020 12:25
Apresiasi Sikap Anies, Alvin Lie: Pejabat Dan Tokoh Masyarakat Memang Sebaiknya Terbuka Jika Terpapar Corona
Politik

Apresiasi Sikap Anies, Alvin..

01 Desember 2020 12:18
Eri-Armuji Unggul Di Semua Segmen, Machfud-Mujiaman Menang Di Kalangan Pemilih Asal Madura
Politik

Eri-Armuji Unggul Di Semua S..

01 Desember 2020 12:00
Hampir 3 M: Dana Kampanye Dadang-Sahrul Paling Besar Di Pilbup Bandung 2020
Politik

Hampir 3 M: Dana Kampanye Da..

01 Desember 2020 11:59
Pilkada 8 Hari Lagi, Anggota DPR Gerindra: Jaga Persatuan Hindari Pepecahan
Politik

Pilkada 8 Hari Lagi, Anggota..

01 Desember 2020 11:43
Gegara Pasang Foto Risma, Tim Machfud-Mujiaman Dilaporkan PDIP Surabaya
Politik

Gegara Pasang Foto Risma, Ti..

01 Desember 2020 11:32
Kutuk Sikap Prabowo, Babe Ridwan: Stok Maaf Saya Sudah Habis Buat Dia!
Politik

Kutuk Sikap Prabowo, Babe Ri..

01 Desember 2020 11:24