Sepakat Bentjok Divonis Seumur Hidup, Hinca Pandjaitan: Bagaimana Nasib Dana Nasabah?

Politikus Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, mengingatkan pihak Kejaksaan soal dana nasabah Jiwasraya setelah Benny Tjokro dan Heru Hidayat divonis pidana seumur hidup/Net

Putusan majelis hakim Pengadilan Negeri tindak pidana korupsi (Tipikor) yang memvonis terdakwa kasus megakorupsi PT Asuransi Jiwasraya, Benny Tjokro (Bentjok), dengan hukuman seumur hidup mendapat apresiasi publik.

Akan tetapi, hukuman tersebut tak lantas membuat para nasabah bisa mendapat kembali dana mereka. Untuk itu pemerintah dan aparat penegak hukum diminta peduli dengan nasib para nasabah Jiwasraya.

“Saya menilai vonis majelis hakim terhadap Benny Tjokro dan Heru Hidayat sudah tepat, karena selain mengenakan pidana seumur hidup juga memberikan denda,” ujar anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan, lewat keterangannya, Selasa (27/10).

Seperti diketahui, selain hukuman pidana seumur hidup, Benny Tjokro juga dikenakan pidana denda sebesar Rp 6,078 triliun, dan untuk Heru Hidayat sebesar Rp 10,728 triliun.

“Artinya majelis hakim menilai bahwa tujuan utama dari penegakan hukum dalam kasus ini, bukan hanya menghukum pelaku, melainkan juga mengembalikan kerugian negara. Saya harap putusan hakim ini dapat melahirkan keadilan bagi seluruh pihak termasuk para nasabah yang juga mendapat kerugian,” jelasnya.

Hinca juga mengingatkan aparat penegak hukum agar menelusuri temuan PPATK pada September lalu yang menyatakan ada indikasi aliran uang sejumlah Rp 100 triliun dalam kasus Jiwasraya ini.

“Karena rezim penegakan hukum yang dipakai adalah TPPU, tentu Jaksa beserta PPATk harus menelusuri lebih dalam lagi sejauh mana aset dari Jiwasraya mengalir,” bebernya.

Tak hanya itu, politikus Partai Demokrat ini juga mengingatkan kepada pihak terkait soal nasib para nasabah yang masih menggantung, untuk segera ditangani dan tidak ditelantarkan.

“Pertanyaan selanjutnya juga yang tak kalah utama yang harus dijawab Kejaksaan adalah bagaimana nasib dana nasabah seperti dana Wanarta Life, yang jumlahnya besar sekali, pascaputusan ini. Jangan sampai terlantar dan keadilan hilang dari mereka yang tidak tahu apa-apa tapi kehilangan masa depannya. Negara harus hadir!” tegas Hinca menyudahi.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Saatnya Pemerintah Realisasikan Tujuan Pembentukan UU Ciptaker
Politik

Saatnya Pemerintah Realisasi..

29 November 2020 06:40
Luhut Ingin Anggaran KKP Rp 6,65 Triliun Jadi Penggerak Roda Ekonomi
Politik

Luhut Ingin Anggaran KKP Rp ..

29 November 2020 06:23
Kutuk Pembunuhan Sadis Keluarga Di Sigi, Romo Benny: Negara Harus Hadir Berikan Rasa Aman
Politik

Kutuk Pembunuhan Sadis Kelua..

29 November 2020 05:59
Survei TerUKUR: Paslon SanDi Unggul di Pilkada Malang
Politik

Survei TerUKUR: Paslon SanDi..

29 November 2020 05:46
Hari Ini, KPU Tangsel Targetkan Pelipatan Kertas Suara Sudah Selesai
Politik

Hari Ini, KPU Tangsel Target..

29 November 2020 04:37
Didengar Anies, Usulan Gerindra Soal Bansos Sembako Diganti BLT Direalisasikan Tahun Depan
Politik

Didengar Anies, Usulan Gerin..

29 November 2020 03:42
Ingin Kembalikan Kejayaan, Hanura Jabar Terus Geber Mesin Partai Menuju 2024
Politik

Ingin Kembalikan Kejayaan, H..

29 November 2020 02:03
Panaskan Pilkada Tuban, Gubernur Jateng Ajak Kader PDIP Menangkan Paslon Setia Negara
Politik

Panaskan Pilkada Tuban, Gube..

29 November 2020 01:43