Farah.ID
Farah.ID

Survei Indikator Dekati Kebenaran, Demokrasi Menurun Karena Rakyat Tidak Berdaulat

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 28 Oktober 2020, 00:56 WIB
Survei Indikator Dekati Kebenaran, Demokrasi Menurun Karena Rakyat Tidak Berdaulat
nasir Djamil/Net
Sebanyak 36 persen responden dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia, mengatakan demokrasi di Indonesia menurun.

Perolehan survei itu tentu menjadi alarm dan bahan evaluasi bagi pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Politisi PKS Muhammad Nasir Djamil berpendapat, demokrasi Indonesia menurun disebabkan adanya bandit ekonomi yang telah memasung demokrasi Indonesia.

“Demokrasi menurun karena rakyat tidak berdaulat dan munculnya bandit-bandit ekonomi yang memasung demokrasi. Atas nama investasi, demokrasi dipinggirkan dan dianggap sebagai penghambat pembangunan,” kata Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/10).

Nasir mengatakan hasil survei itu harus dijadikan bahan evaluasi pemerintah.

Kata Nasir, kebebasan berekspresi masyarakat saat ini tengah berada di bawah titik nadir.

“Padahal, Presiden Jokowi bisa jadi presiden dua periode karena ada demokrasi. Harus kita akui bahwa survei indikator itu mendekati kebenaran. Kebebasan pendapat di bawah titik nadir dan bayang-bayang represif,” tandasnya.

ARTIKEL LAINNYA