Pembakaran Halte Sarinah, Fadli Zon: Operasinya Terorganisir, Waspada Agen Provokator!

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon/Net

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengamati video kompilasi yang diposting oleh NarasiTV terkait insiden pembakaran Halte TransJakarta Sarinah, Jakarta Pusat, saat demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja, Senin (8/10).

Fadli Zon menilai, dari video kompilasi tersebut terlihat jelas bahwa pelaku pembakaran Halte Sarinah seperti operasi yang terorganisir. Hal ini, kata dia, pernah diulas dalam Channel YouTube pribadi Fadli Zon. 

"Dari video kompilasi ini kelihatan operasi pembakaran halte terorganisir. Harus waspada terhadap "agent provocateur"seperti saya unggah di youtube channel saya: #FadliZonOfficial," kata Fadli Zon dalam cuitan akun Twitter pribadinya @fadlizon, Kamis (29/10).

Kantor Berita Politik RMOL, menelusuri postingan akun YouTube mantan Wakil Ketua DPR itu berjudul "Waspada! "Agent Provocateur" di Setiap Aksi Demonstrasi".

Dalam video berdurasi 3 menit 20 detik yang diposting pada 12 Oktober 2020 itu, Fadli Zon menjelaskan bahwa dalam setiap aksi demonstrasi atau gerakan sosial selalu ada penyusup yang melakukan infiltrasi. Para penyusup itu lazim dalam dunia intelejen disebut "agent provocateur" atau agen provokator.

"Agen provokator ini adalah sebuah istilah yang sudah klasik ada di dalam dunia intelejen yaitu penyusupan, infiltrasi, kepada sebuah protes, demonstrasi, dan di dalamnya orang-orang yang melakukan infiltrasi penyusupan itu kemudian melakukan tindakan-tindakan ilegal yang tidak direncanakan oleh para demonstran yang ingin damai," ungkap Fadli Zon.

Fadli Zon menambahkan, selain tindakan ilegal atau pengrusakan, seringkali diikuti dengan opini mendiskreditkan atau upaya untuk membunuh karakter dari demonstran atau kegiatan demonstrasi itu secara keseluruhan.

"Dan juga bisa diikuti juga oleh penangkapan-penangkapan (demonstran)," kata Fadli Zon.

Menurutnya, infiltrasi ini adalah sebuah teori dan praktik yang sangat klasik dilakukan ratusan bahkan ribuan tahun, di dalam praktik untuk meredam atau untuk mendiskreditkan sebuah aksi protes, unjuk rasa, demonstrasi, atau sebuah social movement (gerakan sosial).

"Ini sudah dilakukan ribuan kali, di Amerika, Inggris, dan dimana-mana. Termasuk saya kira juga di Indonesia," tuturnya.

"Karena itu, di dalam melakukan protes, demonstrasi, unjuk rasa, harus waspada terhadap yang namanya agent provocateur atau agen provokator. Mereka adalah biasanya bisa saja memang disisipkan disitu untuk melakukan tindakan-tindakan provokasi yang memancing kemudian sesuatu tindakan yang merusak vandalisme atau membakar seperti terjadi beberapa waktu yang lalu," demikian Fadli Zon.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Edhy Prabowo Ditangkap KKP, Demokrat: Sejak Awal Kami Ingatkan Hati-hati Dengan Ekspor Benur
Politik

Edhy Prabowo Ditangkap KKP, ..

25 November 2020 12:42
Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Ini Arahan Prabowo Subianto Lewat Ketua Harian Partai Gerindra
Politik

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, ..

25 November 2020 12:41
Sebagai Sesama Kader Gerindra, Wagub DKI Prihatin Penangkapan Edhy Prabowo
Politik

Sebagai Sesama Kader Gerindr..

25 November 2020 12:38
Menteri KKP Diciduk KPK, Politikus PPP: Jangan Langsung Dihakimi Pasti Bersalah
Politik

Menteri KKP Diciduk KPK, Pol..

25 November 2020 12:21
Ketua Harian Partai Gerindra: Kami Belum Bisa Berkomentar, Tunggu Informasi Valid Dari KPK
Politik

Ketua Harian Partai Gerindra..

25 November 2020 12:18
Penangkapan Edhy Prabowo Mengingatkan Kisah Luthfi Hasan Dan PKS Di Masa SBY
Politik

Penangkapan Edhy Prabowo Men..

25 November 2020 12:12
Edhy Prabowo Ditangkap, Kembalikan Bu Susi!
Politik

Edhy Prabowo Ditangkap, Kemb..

25 November 2020 11:55
Sebut Nama Kabareskrim Di Persidangan, Kok Saat Diperiksa Propam Polri Napoleon Mingkem?
Politik

Sebut Nama Kabareskrim Di Pe..

25 November 2020 11:52