Netty Aher: WHO Tidak Sebutkan Indonesia Berhasil Mengendalikan Covid-19

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Heryawan/Net

Undangan dari organisasi kesehatan dunia (WHO) kepada Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Terawan Agus Putranto menuai reaksi beragam dari berbagai kalangan masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Heryawan mengatakan bahwa klaim Kemenkes diundang WHO karena dianggap berhasil mengatasi pandemi Covid-19 dinilai keliru, alias tidak benar.

Sebab, isi surat undangan dari WHO tersebut sebenarnya tidak ada pernyataan mengenai keberhasilan Indonesia mengatasi pandemi Covid-19.

"Jika kita baca isi surat dari WHO itu, sebenarnya tidak ada pernyataan soal keberhasilan Indonesia mengendalikan pandemi Covid-19," kata Netty kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (7/11).

"Undangan itu hanya mengakui keberhasilan Indonesia untuk mengadakan kegiatan Intra Action Review (IAR) secara nasional, bukan pengendalian Covid-19," imbuhnya menegaskan.

Netty lantas mengurai isi dan terjemahan undangan dari WHO kepada Menkes Terawan tersebut sebagai berikut:

"Dalam kapasitas inilah kami menyampaikan Undangan bagi Anda untuk bergabung pada konferensi pers Direktur Jenderal WHO. Dr Tedros Adhanom Giwbreyesus. dan Menteri Kesehatan dari tiga Negara lainnya dan untuk berbagi pengalaman Indonesia yang berhasil melaksanakan IAR COVID-I9 nasional dan menerapkan pelajaran penting yang diidentifikasi selama peningkatan respons wabah Covid-19," begitu bunyi surat dari WHO tertanggal 30 Oktober 2020.

"Apakah IAR? IAR atau Intra-Action Review ini merupakan perencanaan kegiatan Indonesia dalam mengatasi pandemi Covid-19," jelas Netty.

"Nah, di sana WHO melakukan review, seperti apa kegiatan penanggulangannya, bertentangan atau tidak dengan yang dilakukan negara-negara lain, dan sebagainya," sambung istri mantan Gubernur Jawa Barat dua periode, Ahmad Heryawan ini.

Atas dasar itu, politisi perempuan PKS ini menyatakan bahwa surat undangan dari WHO kepada Menkes Terawan itu bukanlah dalam rangka Indonesia dianggap berhasil menangani pandemi Covid-19.

"Menurut saya tidak benar kalau ada klaim keberhasilan dalam pengendalian Covid-19," tegasnya.

"Apalagi, faktanya di lapangan kita masih belum mampu menahan laju pandemi, belum ada tanda-tanda penurunan sampai sekarang. Bahkan sekarang sudah ada 161 dokter yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia. Jadi, berdasarkan fakta penanganan, apa indikator keberhasilannya?" demikian Netty Prasetiyani.

Kementerian Kesehatan RI sebelumnya menyebut WHO secara khusus mengundang Menkes Terawan Agus Putranto dalam pertemuan virtual yang digelar, Jumat (6/11).

Pertemuan itu menurut Kemenkes, sebagai bentuk apresiasi dari WHO karena Menkes Terawan dinilai berhasil menangani pandemi virus corona baru (Covid-19) di Indonesia.

Kolom Komentar


Video

Langgar Aturan, Satpol PP Bongkar Lapak PKL di Boyolali

Kamis, 14 Januari 2021
Video

Batal Divaksin Pertama, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Kamis, 14 Januari 2021
Video

Saat-saat HRS Dipindahkan

Kamis, 14 Januari 2021

Artikel Lainnya

Rocky Gerung: Demokrasi Itu Mengurus Rakyat, Bukan Memerintah
Politik

Rocky Gerung: Demokrasi Itu ..

15 Januari 2021 19:54
Resmikan Studio Digital, Airlangga: Partai Golkar Ingin Maksimalkan Pendekatan Pada Kelompok Milenial
Politik

Resmikan Studio Digital, Air..

15 Januari 2021 19:39
Buka Kongres KAHMI, Jokowi Minta KAHMI Terus Berkontribusi Dalam Pembangunan
Politik

Buka Kongres KAHMI, Jokowi M..

15 Januari 2021 19:27
Ketua MPR Berharap KAHMI Ikut Andil Dalam Vaksinasi Covid-19
Politik

Ketua MPR Berharap KAHMI Iku..

15 Januari 2021 18:46
PKB: Negara Gagal Lindungi Warganya Kalau Kasus Penembakan FPI Mangkrak
Politik

PKB: Negara Gagal Lindungi W..

15 Januari 2021 18:05
Seribu Persen Dukung Listyo Sigit Jadi Kapolri, Golkar Siap Amankan Pilihan Jokowi
Politik

Seribu Persen Dukung Listyo ..

15 Januari 2021 18:00
Penembakan FPI Bukan Pelanggaran HAM Berat, Nasir Djamil: Komnas HAM Main Aman
Politik

Penembakan FPI Bukan Pelangg..

15 Januari 2021 17:15
Plt. Ketua KPU Bakal Jalankan Sanksi Dari DKPP Kepada Arief Budiman
Politik

Plt. Ketua KPU Bakal Jalanka..

15 Januari 2021 17:12