Kewenangan DPP, Waktu Dan Tempat Muktamar IX PPP Tidak Berubah

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, Achmad Baidowi/Net

Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diwarnai dengan berbagai isu hangat dari para kandidat ketua umum, hingga waktu dan tempat pelaksanaan juga dipersoal.

Sejumlah kader PPP meminta tanggal pelaksanaan pada 18-21 Desember 2020 diubah karena terlalu mepet dengan Pilkada serentak 2020.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, Achmad Baidowi mengatakan Muktamar IX yang akan berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan tetap digelar pada 18-21.

"Persiapan pelaksanaan Muktamar IX PPP di Kota Makassar, 18-21 Desember 2020 terus dimatangkan, insyaAllah dalam waktu dekat panitia pelaksana akan melihat langsung rencana lokasi acara," ujar Awiek sapaan akrab anggota DPR itu, Senin (8/11).

Dia menerangkan, untuk memudahkan pelaksanaan persiapan Muktamar IX PPP, maka DPP menugaskan DPW Sulsel untuk membentuk panitia lokal.

Adanya polemik sejumlah kader meminta pelaksanaan di Kota Sentul, Awiek mengatakan Kota Makassar sudah sesuai dengan keputusan pengurus harian.

"Pelaksanaan Muktamar di Kota Makassar sudah sesuai dengan keputusan rapat PH (pengurus harian) yang memang memberikan alternatif tempat lain yang memungkinkan selain Jabodetabek di tengah pandemi Covid-19," ucapnya.

"Dan pemerintah daerah telah memberikan izin pelaksanaan muktamar yang melibatkan massa banyak dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan," imbuh Amwiek menambahkan.

Adapun kader yang menginginkan perubahan waktu lantaran mepet dengan pilkada, DPP menghormati adanya perbedaan pendapat tersebut, namun keputusan pengurus harian mengenai waktu dan tempat telah bulat.

"Bahwa menyikapi adanya aspirasi dari sejumlah DPW yang menginginkan perubahan waktu dan tempat pelaksanaan Muktamar IX, kami menghormatinya sebagai sebuah penyampaian pendapat. Namun, sesuai AD/ART bahwa pelaksanaan muktamar merupakan kewenangan DPP. Terhadap hal-hal yang menjadikan kegelisahan dari kawan-kawan DPW khususnya dari wilayah barat, maka DPP akan mencarikan solusinya," demikian Awiek.

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Harapan Pimpinan DPR, Jenderal Sigit Lebih Humanis Dan Aspiratif
Politik

Harapan Pimpinan DPR, Jender..

27 Januari 2021 13:56
Kecepatan Penyebaran Covid-19 Yang Tembus 1 Juta Kasus Harus Diimbangi Penguatan 3T Dan Pembatasan Mobilitas
Politik

Kecepatan Penyebaran Covid-1..

27 Januari 2021 13:48
Peluang JK Di Pilpres 2024 Terbuka Jika Mulai Dekati Nasdem, PAN, PKS Dan PPP
Politik

Peluang JK Di Pilpres 2024 T..

27 Januari 2021 13:41
Wisma Atlet Mulai Penuh, Bamsoet Minta Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Layanan RS
Politik

Wisma Atlet Mulai Penuh, Bam..

27 Januari 2021 13:35
Tokoh ICMI Ini Maju Sebagai Bakal Calon Ketua Umum Ikatan Alumni ITB
Politik

Tokoh ICMI Ini Maju Sebagai ..

27 Januari 2021 13:17
Legislator PKS Tidak Habis Pikir WNA China Masih Bisa Masuk Indonesia
Politik

Legislator PKS Tidak Habis P..

27 Januari 2021 13:13
Sudah Tembus Sejuta, Dimana Letak Keberhasilan Penanganan Pandemi Covid-19?
Politik

Sudah Tembus Sejuta, Dimana ..

27 Januari 2021 12:58
Covid-19 Tembus Sejuta, PKS: Jangan Malah Biarkan WN China Masuk Di Tengah PPKM
Politik

Covid-19 Tembus Sejuta, PKS:..

27 Januari 2021 12:41