Kenapa Bukan NU Dan Muhammadiyah Yang Tampung Suara Umat? Pengamat: Karena Habib Rizieq Menu Baru

Habib Rizieq Shihab/Net

Dua organisasi massa (ormas) Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dianggap sudah tidak bisa lagi menampung suara umat, di tengah kondisi bangsa yang semakin tak menentu.

Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamid, mengulas hal tersebut dalam acara 'Ngobrol Bareng Bang Ruslan', yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL yang digelar secara virtual, Selasa (17/11).

Dalam pemaparannya, Abdul Hamid menyebut nama Habib Rizieq Shihab (HRS), yang menurutnya menjadi menu baru bagi umat Islam untuk mempercayakan aspirasinya disampaikan melalui ormas yang bernama Front Pembela Islam (FPI).

"HRS ini menu baru. Kerena ketika Habib Rizieq ini muncul diera 97 kemudian merintis (FPI) begitu ya, ini semacam menu baru diantara menu-menu lama. Dalam artian, NU rasanya sudah begitu, Muhammadiyah ya seperti itu," ujar Abdul Hamid.

Bahkan Abdul Hamid mengibaratkan HRS dengan FPI-nya sebagai jalan tengah umat Islam di dalam kepungan ormas Islam yang memiliki corak yang berbeda.

"Ini kan jalan tengah diantara orang yang terlihat keras dan kurang keras. Jadi ini jalan tengah diantara kedua itu. Ini combine antara NU dan Muhammadiyah yang lahir dalam menu baru yang namanya FPI ini," tuturnya.

Hal menarik yang menurut Abdul Hamid ada di FPI adalah, sosok HRS yang mengerti persoalan politik, gerakannya yang juga menjalankan konsep Amar Ma'ruf Nahi Munkar-nya Muhammadiyah, dan juga menjalankan konteks kemasyrakatan yang kental di NU.

"Karena itulah orang akhirnya memilih menu baru ini," demikian Abdul Hamid.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Lampiran Perpres Miras Dicabut Jokowi, Aktivis: Pemerintah Harus Tutup Pabrik Miras
Politik

Lampiran Perpres Miras Dicab..

02 Maret 2021 13:55
Muhammadiyah Dukung Usaha Jokowi Bangkitkan Ekonomi Dengan Pancasila Dan UUD 1945, Bukan Lewat Miras
Politik

Muhammadiyah Dukung Usaha Jo..

02 Maret 2021 13:42
Pesan Airlangga Hartarto, Mubes Kosgoro 1957 Harus Guyub Dan Tidak Membuat Perpecahan
Politik

Pesan Airlangga Hartarto, Mu..

02 Maret 2021 13:40
Firli Bahuri Harus Kerja Lebih Keras Lagi...
Politik

Firli Bahuri Harus Kerja Leb..

02 Maret 2021 13:30
PP Muhammadiyah: Miras Adalah Pangkal Dari Berbagai Kejahatan
Politik

PP Muhammadiyah: Miras Adala..

02 Maret 2021 13:26
Tanpa Basa-basi, Jokowi Putuskan Cabut Lampiran Perpres Soal Investasi Minuman Beralkohol
Politik

Tanpa Basa-basi, Jokowi Putu..

02 Maret 2021 13:13
KPK Masih Yakin Harun Masiku Di Tanah Air Dan Sudah Bentuk 2 Satgas
Politik

KPK Masih Yakin Harun Masiku..

02 Maret 2021 13:05
Meski Menjabat Sekitar 3 Tahun, Kepala Daerah Terpilih Di Pilkada 2020 Tetap Dapat Gaji Satu Periode
Politik

Meski Menjabat Sekitar 3 Tah..

02 Maret 2021 13:02