Ketum ProDEM: Ekonomi Indonesia Terpuruk Itu Karena Strategi Buruk, Bukan Salah Menhan

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Data tentang alokasi anggaran kementerian/lembaga yang disuguhkan Staf Khusus Menteri Keuangan, Prastowo Yustinus dikritisi oleh Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule.

Sebab dalam data tersebut, Prastowo menyebut bahwa alokasi anggaran tertinggi adalah Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dipimpin Prabowo Subianto.

“Tertinggi Kemhan RI. Selamat buat Pak Prabowo ya Bung Iwan Sumule,” tutur Prastowo dalam akun Twitter pribadi, Kamis (19/11).

Iwan Sumule menyangkal data tersebut. Dia menjelaskan bahwa Kementerian Pertahanan hanya mendapat pagu anggaran sebesar Rp 8 triliun. Sementara data yang diunggah Prastowo sebesar Rp 137,3 triliun.

Lebih lanjut, Iwan Sumule justru menilai ada paradoks yang terjadi. Di mana ada kesalahan strategi dan ketidakmampuan kelola uang negara yang justru dipertontonkan.

“Anehnya lagi, orang lain yang dipersalahkan karena penggunaan uang negara,” tuturnya kepada redaksi menanggapi kicauan tersebut.

Dia mengurai bahwa penggunaan uang negara itu berkaitan dengan tata kelola dan strategi. Artinya, Indonesia terpuruk dan mengalami resesi ekonomi karena tata kelola dan strategi ekonomi pemerintah yang buruk, khususnya dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Jadi bukan salah Kemenhan ataupun Menhan,” tekannya.

Lebih lanjut, Iwan Sumule menilai apa yang dilakukan Sri Mulyani dalam memperbaiki ekonomi Indonesia sudah terbalik-balik. Pasalnya, Presiden Joko Widodo pernah menargetkan bahwa di tahun 2045, gaji  rakyat akan mencapai Rp 27 juta per bulan.

Tapi kenyataannya kini, Sri Mulyani malah mengatakan bahwa pencari kerja akan tembus hingga 160 juta orang di tahun 2045.

“Makin aneh. Bung Prastowo, Menkeu masih Sri Mulyani kan? Kok terbalik beneran?” sindirnya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bertatap Muka Lewat Video, Menko Luhut Dan Utusan Presiden Amerika Serikat Sepakati Hal Ini
Politik

Bertatap Muka Lewat Video, M..

26 Februari 2021 14:01
Kembali Jabat Walikota Dan Wakil Walikota Semarang, Hendi-Ita Akui Tak Ada Program Kerja 100 Hari
Politik

Kembali Jabat Walikota Dan W..

26 Februari 2021 13:58
Zita Kerap Kritisi Anies Soal Banjir, JPS: Terkesan Dipaksakan Dan Tidak Berdasar
Politik

Zita Kerap Kritisi Anies Soa..

26 Februari 2021 13:30
Gelombang Pertama, Dewan Kehormatan Demokrat Pecat 7 Kader Terkait Kudeta
Politik

Gelombang Pertama, Dewan Keh..

26 Februari 2021 12:58
Lantik 5 Kepala Daerah Baru, Ridwan Kamil Tekankan Soal Integritas Dan Keikhlasan
Politik

Lantik 5 Kepala Daerah Baru,..

26 Februari 2021 12:11
Bisa Jadi Alternatif Penanganan Pandemi, Riset Vaksin Nusantara Harus Terus Didorong
Politik

Bisa Jadi Alternatif Penanga..

26 Februari 2021 11:47
Untuk Selesaikan Perkara Tanah, Jokowi Harus Patuhi Perintah MA
Politik

Untuk Selesaikan Perkara Tan..

26 Februari 2021 11:33
Didampingi Kahiyang Ayu, Bobby Nasution Resmi Dilantik Jadi Walikota Medan
Politik

Didampingi Kahiyang Ayu, Bob..

26 Februari 2021 11:18