Anies Baca 'How Democracies Die', PKS: Sebagai Orang Jawa, Segala Hal Bisa Jadi Simbol

Tangkapan layar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat membaca buku "How Democracies Die"/Repro

Foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, yang tengah duduk santai mengenakan sarung sambil membaca buku berjudul "How Democracies Die" karya Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt, pada Minggu kemarin (22/11), memunculkan spekulasi politik.

Karena foto tersebut bisa memunculkan banyak makna bagi masyarakat.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan, orang nomor satu di DKI Jakarta itu memang sosok yang gemar membaca buku.

Namun, gestur Anies saat membaca buku tersebut, dalam konteks kejawen bisa memiliki simbol dan maksud tertentu.

"Mas Anies penyuka buku. Tapi sebagai orang Jawa, segala hal bisa jadi simbol," ujar Mardani, Senin (23/11).

Apalagi, sambung Mardani, judul buku yang dibaca mantan Mendikbud itu, "How Democracies Die" (Bagaimana Demokrasi Mati), menjadi relevan dengan kondisi demokrasi di Indonesia saat ini.

Meski telah melalui 22 tahun Reformasi, tapi demokrasi di negeri ini belum menjadi substansial.

"Relevan juga ketika demokrasi pascareformasi yang sudah 22 tahun belum juga beranjak menjadi demokrasi substansial," demikian Mardani yang juga anggota Komisi II DPR RI ini.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Ribka Tjiptaning Sebut Vaksin Sinovac Barang Rongsokan, Begini Respons BPOM
Politik

Ribka Tjiptaning Sebut Vaksi..

18 Januari 2021 01:52
Ada JK, Luhut Hingga Bamsoet, Airlangga Diprediksi Kesulitan Raih Tiket Pilpres Dari Golkar
Politik

Ada JK, Luhut Hingga Bamsoet..

18 Januari 2021 00:02
Luhut:  Semua Harus Bangga Gunakan Produk Lokal
Politik

Luhut: Semua Harus Bangga G..

17 Januari 2021 23:52
Kiai Yusuf Prianadi: Sulit Sekali Saya Menjelaskan Kebaikan Pak Listyo Sigit
Politik

Kiai Yusuf Prianadi: Sulit S..

17 Januari 2021 23:14
Banjir Kalsel, Salamudin Daeng: Si Nuhun Harus Hentikan Sandaran Politiknya Dari Tambang Batubara
Politik

Banjir Kalsel, Salamudin Dae..

17 Januari 2021 22:24
Besok Jokowi Kunjungi Lokasi Banjir Kalimantan Selatan
Politik

Besok Jokowi Kunjungi Lokasi..

17 Januari 2021 22:09
Besok, KPU Lampung Koordinasi Ke Pusat Hadapi Banding Eva-Deddy
Politik

Besok, KPU Lampung Koordinas..

17 Januari 2021 21:19
Marak Bencana, Zulhas Instruksikan Kader PAN Turun Lapangan Bantu Korban
Politik

Marak Bencana, Zulhas Instru..

17 Januari 2021 20:58