Golkar Beri Kesempatan Millenials Mentas Di Kancah Politik

Acara Pendidikan Poliyik Partai Golkar/Net

Partai Golkar mempersilahkan kader-kadernya yang milenialis, atau dikenal kaum muda, untuk eksis di kancah politik nasional.

Wakil Ketua DPD Golkar Bidang Kerohanian, Pendidikan dan Kebudayaan, HM Ashraf Ali menyebutkan, partainya tak anti dengan anak-anak muda yang ingin meniti karier di partai politik berlambang pohon beringin itu.

Menurut dia, justru Golkar memberikan ruang idaman dan jalan bagi mereka yang ingin memberikan kontribusi untuk negara lewat partai.

"Politician branding ini dilakukan Golkar untuk mendapatkan kader-kader millenials potensial dengan talenta terbaik. Golkar DKI pun terus melakukan perubahan agar partai memiliki citra, passionate, fesh, sampai millenials friendly," kata Ashraf dalak siaran pers yang diterima Selasa (24/11).

Nada yang sama disampaikan Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Dito Ariotedjo, yang memastikan Golkar jadi wadah yang tepat bagi anak muda mengembangkan diri jadi calon pemimpin bangsa.

Sebab menurutnya, partai berlambang pohon beringin tersebut terbukti sudah memberikan kesempatan anak-anak muda untuk itu. Karena selain dirinya, ada Puteri Anetta Komarudin (anggota komisi XI DPR RI) dan Dyah Roro Esti (Anggota komisi VII DPR RI) yang jadi wajah baru golkar di legislatif.

"Siapapun anak muda yang ingin berkarier di kancah politik, Golkar memberikan kesempatan itu," ungkapnya.

"Tapi jangan hanya numpang saja, kalian harus kerja profesional, memberikan pemikiran-pemikiran yang inovatif terutama demi kemajuan bangsa," demikian Dito Ariotedjo.

Untuk memastikan keterlibatan anak muda di politik, Golkar DKI juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari berbagai universitas untuk mengikuti pendidikan politik ke-16, yang diselenggarakan di Kantor DPD Golkar, Cikini, Jakarta Pusat sejak awal pekan ini.

Nantinya, mereka yang mengikuti pendidikan politik dibekali beberapa materi penting agar anak muda lebih melek tentang politik.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Jika Dilantik, Listyo Sigit Prabowo Akan Tembus Rekor Kapolri Termuda
Politik

Jika Dilantik, Listyo Sigit ..

16 Januari 2021 05:24
Syahrial Nasution: Istana Simbol Keadilan, Bukan Tempat Perlindungan Raffi Ahmad Atas Kecerobohannya
Politik

Syahrial Nasution: Istana Si..

16 Januari 2021 05:10
PKS Ingin Polri Di Bawah Kepemimpinan Listyo Sigit Bisa Saingi KPK
Politik

PKS Ingin Polri Di Bawah Kep..

16 Januari 2021 04:32
Listyo Sigit Calon Kapolri, Pesan Jokowi Gunakan Orang Dekat Untuk Amankan Kekuasaan Makin Kuat
Politik

Listyo Sigit Calon Kapolri, ..

16 Januari 2021 04:06
Hormati Kesimpulan Komnas HAM, Gus Jazil: Polisi Harus Usut Kematian 6 Laskar FPI
Politik

Hormati Kesimpulan Komnas HA..

16 Januari 2021 03:48
Sesuai UU, DPR Bisa Tolak Listyo Sigit Jadi Kapolri Kalau Tidak Setuju
Politik

Sesuai UU, DPR Bisa Tolak Li..

16 Januari 2021 03:40
Habib Ali Assegaf Wafat, AHY: Kita Kehilangan Ulama Yang Nasihatnya Sejukkan Umat
Politik

Habib Ali Assegaf Wafat, AHY..

16 Januari 2021 03:27
Tidak Ingin Polisi Terima Uang Haram, Mardani: Kapolri Jangan Takut Naikkan Anggaran
Politik

Tidak Ingin Polisi Terima Ua..

16 Januari 2021 02:25