Edhy Prabowo Ditangkap, Kembalikan Bu Susi!

Meme Susi Pudjiastuti/Net

Usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Meteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, media sosial langsung ramai membicarakan mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

Seorang bloger Yusran Darmawan menulis di blognya ia memberi judul "Kembalikan Bu Susi!!", isinya mengulas perbandingan Kementrian Kelautan dan Perikanan kala dipimpin oleh Susi Pudjiastuti dan Edhy Prabowo.

Dari blog yang dilihat redaksi, Rabu (25/11), Yusran Darmawan mengatakan, Menteri Susi memiliki kecintaan terhadap laut Indonesia yang tidak bisa ditakar. Walaupun, kata dia, Susi hanya menjabat satu periode atau lima tahun namun meninggalkan legacy.

"Kalimatnya "tenggelamkan" terpatri di dasar hati publik Indonesia. Perempuan yang memulai karir dari rakyat jelata itu tahu persis kelautan Indonesia serupa surga yang diperebutkan para maling dari banyak benua," kata Yusran di dalam blognya.

Kebijakan kedua menteri dan mantan menteri yang cukup kontroversial ini ialah soal ekspor benih atau benur lobster. Susi menutup keran ekspor benur lobster karena dianggap tidak pro nelayan namun oleh Edhy Prabowo dibuka keran ekspor benur lobster dengan Permen KP Nomor 12/Permen-KP/2020 Tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.), di Wilayah Negara Republik Indonesia.

"Apa daya dia (Susi) dianggap tidak pro bisnis. Kebijakanya bikin banyak orang kehilangan berlian. Dia dijegal oleh partai politik yang kesemuanya mengajukan keberatan kepada presiden. Dia pun diganti dengan menteri berlatar belakang partai politik yang disebut-sebut pro bisnis dan pengusaha," tandas Yusran.

Edhy Prabowo resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri KKP pada periode kedua pemerintahanya. Dengan dibukanya kembali keran ekspor benur lobster, lautan Indonesia kembali menjadi bancakan. Sebelum penangkapan oleh KPK di Bandara Soekarno-Hatta usai kembali dari kunjungan kerja di Amerika, rangkaian bau busuk dugaan korupsi dalam ekspor benur lobster era Menteri Edhy Prabowo sudah lebih dulu muncul.

"Dunia kelautan kita memang unik, pernah dipimpin profesor, tapi malah tersandung. Saat dipimpin seorang lulusan SMP malah melejit dan sukses serta menggetarkan para penjajah. Begitu dipimpin oleh politisi pro bisnis kok malah porak poranda. Kalau gitu, kita memang butuh orang biasa dengan nyali luar biasa," pungkas Yusran.


EDITOR: IDHAM ANHARI

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Bukan Sekadar Politik Elektoral, Pilkada Serentak Tahun 2022 Dan 2023 Disarankan Tetap Digelar
Politik

Bukan Sekadar Politik Elekto..

19 Januari 2021 07:32
Korupsi Bansos Saat Pandemi Tindakan Biadab, KPK Diingat Rakyat Jika Berhasil Bubarkan Partai Korup
Politik

Korupsi Bansos Saat Pandemi ..

19 Januari 2021 06:54
Elektabilitasnya Tertinggal, Golkar Akan Kandas Jika Ajukan Airlangga Hartarto Capres 2024
Politik

Elektabilitasnya Tertinggal,..

19 Januari 2021 04:47
Kerahkan Banser Bantu Korban Bencana, GP Ansor Serukan Solidaritas Kemanusiaan
Politik

Kerahkan Banser Bantu Korban..

19 Januari 2021 03:33
Megawati Perintahkan Kader PDIP Jadi Pelopor Lingkungan
Politik

Megawati Perintahkan Kader P..

19 Januari 2021 03:28
Banyak Pelanggaran, Hugua Usulkan Pembahasan UU ASN Tetap Dilanjutkan
Politik

Banyak Pelanggaran, Hugua Us..

19 Januari 2021 02:26
Firman Jaya Daeli: Penunjukan Listyo Sigit Calon Kapolri Sesuai Prosedur Ketatanegaraan
Politik

Firman Jaya Daeli: Penunjuka..

19 Januari 2021 01:20
Busyro Muqoddas: Muhammadiyah Kritis Karena Sayang, Jangan Dianggap Musuh
Politik

Busyro Muqoddas: Muhammadiya..

19 Januari 2021 01:02