Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Golkar Buat Program Baru Untuk Generasi Milenial

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Rabu, 25 November 2020, 14:27 WIB
Golkar Buat Program Baru Untuk Generasi Milenial
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar DKI Jakarta, Ramly Hi Muhamad, saat memberikan arahan dalam acara pendidikan politik/Istimewa
Partai Golkar membuat program khusus untuk mengembangkan potensi anak muda atau kaum milenial untuk ikut aktif ke dalam politik praktis.

Program khusus itu dimulai dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta, yaitu pendidikan politik bagi milenial.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar DKI Jakarta, Ramly Hi Muhamad menjelaskan, kegiatan pendidikan politik milenial DPD Golkar DKI Jakarta sudah masuk edisi ke-17.

Para peserta yang mengikuti acara antara lain mahasiswa dari pelbagai universitas, yang akan dibekali beberapa materi penting terkait bagaimana cara menjadi pemimpin yang inovatif, kreatif dan responsif.

"Golkar selalu terbuka untuk memberikan banyak kesempatan untuk publik, termasuk mahasiswa ini untuk melakukan diskusi," ujar Ramly dalam acara Pendidikan Politik di Kantor DPD Golkar, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (24/11).

Melalui diskusi atau kegiatan seperti ini, Ramly berharap muncul banyak ide-ide untuk memecahkan banyak masalah politik, baik di daerah atau nasional.

"Golkar pun berkomitmen terus mendukung itu," sambungnya.

Disamping itu, Ketua Lembaga Kreatifitas dan inovasi DPP Partai Golkar, Dito Ariotedjo, memastikan partainya akan sangat ramah millenial. Bahkan dirinya sudah menyiapkan program dari DPP Golkar untuk memberikan pengembangan bagi generasi muda.

"Mereka (anak muda) akan diberi pelatihan, pendampingan, hingga coaching clinic terkait skills dalam bisnis atau keahlian lainnya. Salah satunya seperti pendidikan politik yang diikuti ini," ujar Dito.

"Kami juga menyiapkan kader-kader muda khusus untuk jadi pengurus Golkar, hingga jadi caleg dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Siapapun anak muda yang berpotensi bisa masuk ke situ," tambahnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA