Singgung Agus Rahardjo, LP3ES: Ternyata Masih Ada Secercah Embun Di Tengah Kemarau Panjang Di KPK

Direktur Center for Media and Democracy LP3ES, Wijayanto/Net

Ditangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ibarat kata masih ada secercah embun di tengah kemarau panjang di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Begitu ungkapan yang disampaikan oleh Direktur Center for Media and Democracy LP3ES, Wijayanto di acara webinar bertajuk "Evaluasi dan Prospek Hukum Demokrasi: Mungkinkah KPK Bangkit Kembali?".

Karena kata Wijayanto, hampir setahun sejak revisi UU KPK, lembaga antirasuah ini tidak pernah terdengar mengungkap kasus besar.

"Prestasi Novel Baswedan dan KPK hari ini untuk kasus spesifik ini penangkapan Edhy Prabowo. Ternyata masih ada secercah embun di tengah kemarau panjang," ujar Wijayanto, Minggu (29/11).

Padahal, kata dia, pimpinan KPK sebelumnya yakni era Agus Rahardjo Dkk telah menyampaikan pandangan negatif terhadap KPK setelah revisi UU KPK.

Yakni, independensi KPK terancam, penyadapan dipersulit dan dibatasi, pembentukan Dewan Pengawas (Dewas) dipilih oleh DPR, sumber penyelidik dan penyidik dibatasi.

"Penuntutan perkara korupsi harus koordinasi degan Kejaksaan Agung, perkara yang mendapat perhatian masyarakat tidak lagi menjadi kriteria, kewenangan pengambil-alihan perkara di penuntutan dipangkas," katanya

Kemudian, kewenangan-kewenangan strategis pada proses penuntutan dihilangkan, dan kewenangan KPK untuk mengelola pelaporan dan pemeriksaan LHKPN dipangkas.

"Jadi banyak hal yang ketika revisi itu disahkan maka ini lah yang akan terjadi, terutama kewenangan untuk penyadapan itu harus meminta izin dewan pengawas dan seterusnya, yang dikhawatirkan akan membuat KPK itu menjadi lumpuh," pungkas Wijayanto.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Bukan Sekadar Politik Elektoral, Pilkada Serentak Tahun 2022 Dan 2023 Disarankan Tetap Digelar
Politik

Bukan Sekadar Politik Elekto..

19 Januari 2021 07:32
Korupsi Bansos Saat Pandemi Tindakan Biadab, KPK Diingat Rakyat Jika Berhasil Bubarkan Partai Korup
Politik

Korupsi Bansos Saat Pandemi ..

19 Januari 2021 06:54
Elektabilitasnya Tertinggal, Golkar Akan Kandas Jika Ajukan Airlangga Hartarto Capres 2024
Politik

Elektabilitasnya Tertinggal,..

19 Januari 2021 04:47
Kerahkan Banser Bantu Korban Bencana, GP Ansor Serukan Solidaritas Kemanusiaan
Politik

Kerahkan Banser Bantu Korban..

19 Januari 2021 03:33
Megawati Perintahkan Kader PDIP Jadi Pelopor Lingkungan
Politik

Megawati Perintahkan Kader P..

19 Januari 2021 03:28
Banyak Pelanggaran, Hugua Usulkan Pembahasan UU ASN Tetap Dilanjutkan
Politik

Banyak Pelanggaran, Hugua Us..

19 Januari 2021 02:26
Firman Jaya Daeli: Penunjukan Listyo Sigit Calon Kapolri Sesuai Prosedur Ketatanegaraan
Politik

Firman Jaya Daeli: Penunjuka..

19 Januari 2021 01:20
Busyro Muqoddas: Muhammadiyah Kritis Karena Sayang, Jangan Dianggap Musuh
Politik

Busyro Muqoddas: Muhammadiya..

19 Januari 2021 01:02