Viral Azan 'Hayya 'Alal Jihad', Kemenag: Jangan Terprovokasi Upaya Pecah Belah Umat

Direktur Jenderal Bimbingan Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin/Net

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi atas viralnya cuplikan video yang mengubah lafaz azan menjadi 'Hayya alal jihad' atau seruan untuk berjihad.

Direktur Jenderal Bimbingan Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin menegaskan, lafaz azan adalah sesuatu yang sudah baku sehingga tidak ada dasar untuk diubah-ubah.

"Masyarakat jangan terprovokasi dengan adzan yang mengajak jihad. Tidak ada dasarnya azan diganti dengan ajakan berjihad. Jihad apa yang dimaksud?" ujar Kamaruddin diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (30/11).

Ia menyadari adanya perubahan lafaz adzan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab tersebut berpotensi memprovokasi masyarakat. Oleh karennaya, ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas dengan mengamalkan agama yang menyejukkan.

"Mari saling menghormati dan saling menghargai, hindari narasi yang memecah umat," pungkasnya.

Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga sudah meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan dan pemblokiran video kumandang adzan dengan bacaan "hayya alal jihad" di media sosial Youtube dengan judul "Merinding Azan di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin Pimpinan Al Habib Bahar Bin Smith" dan beredar pada Minggu (29/11).

Dalam video berdurasi 47 detik itu, tampak seorang muadzin mengumandangkan azan dan di belakangnya ada beberapa jemaah laki-laki berdiri membentuk shaf seperti hendak melakukan ibadah shalat. Muadzin tersebut menambahkan kalimat 'hayya alal jihad' dan diikuti serempak oleh jemaah yang ada di belakangnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Walhi: Ini Bukan Bencana Alam, Tapi Pemerintah Merencanakan Bencana
Politik

Walhi: Ini Bukan Bencana Ala..

20 Januari 2021 13:37
'Juliari Batubara' Disuntik Vaksin Oleh Dua Hakim Cantik Di Depan KPK
Politik

'Juliari Batubara' Disuntik ..

20 Januari 2021 13:35
Apresiasi Komitmen Listyo Sigit Pada Penegakan Hukum, Fraksi PPP Langkah Konkret Terapannya
Politik

Apresiasi Komitmen Listyo Si..

20 Januari 2021 13:33
Fraksi PDIP: Komjen Sigit Keren, Calon Kapolri Milenial
Politik

Fraksi PDIP: Komjen Sigit Ke..

20 Januari 2021 13:18
Fraksi PPP Soroti Predictive Policing Yang Disampaikan Calon Kapolri Sigit
Politik

Fraksi PPP Soroti Predictive..

20 Januari 2021 12:51
Aksi Airlangga Hartarto Donor Plasma Konvalesen Dipuji
Politik

Aksi Airlangga Hartarto Dono..

20 Januari 2021 12:45
PWNU Lampung Dukung Penuh Listyo Sigit Jadi Kapolri
Politik

PWNU Lampung Dukung Penuh Li..

20 Januari 2021 12:31
Banjir Di Kalsel Disebut Jokowi Akibat Curah Hujan Tinggi, Walhi: Terlalu Mensimplifikasi
Politik

Banjir Di Kalsel Disebut Jok..

20 Januari 2021 12:16