Edhy Prabowo Tersangka, Effendi Gazali: Saya Akui Gagal Sebagai Penasihat

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat ditetapkan sebagai tersangka suap ekspor benih lobster/RMOL

Kasus dugaan suap ekspor benih lobster yang berujung penetapan tersangka Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diakui menjadi pukulan telak untuk penasihat ahli.

"Harusnya penasihat ahli merasa gagal. Saya sebagai penasihat ahli gagal," kata Ketua Komisi Pemangku-Kepentingan dan Konsultasi Publik, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP2-KKP), Effendi Gazali, Selasa (1/12).

Meski ia mengakui penasihat ahli memiliki keterbatasan akses berkenaan dengan ekspor benih lobster yang kini tengah diusut KPK. Ia menjelaskan, ekspor benih merupakan ranah komite lobster yang diisi oleh staf khusus menteri.

Berdasarkan Surat Keputusan 53/KEP MEN-KP/2020 tentang tim uji tuntas perizinan usaha perikanan budidaya lobster, pelaksana tim uji tuntas perizinan usaha yang bertugas memeriksa kelengkapan administrasi dokumen yang diajukan calon eksportir benur dijabat staf khusus menteri.

Kendati demikian, ia juga mengaku tak berdiam diri saat melihat ada keganjilan terkait kebijakan di KKP, seperti aturan yang mengharuskan eksportir melakukan budidaya setidaknya dua kali panen baru diperbolehkan ekspor benih lobster, serta adanya keharusan membayar Rp 1.800 per ekor untuk mengekspor benur.

"Kami enggak punya akses ke staf khusus, tapi kami sudah kontak-kontakan dengan civil society," tegasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Manfaat Perkebunan Disedot Oligarki, Rakyat Kalsel Hanya Dapat Mudharat
Politik

Manfaat Perkebunan Disedot O..

21 Januari 2021 07:46
Budiman Sudjatmiko: Pernyataan Pandji Sebaiknya Dibantah, Tapi Tidak Usah Diadukan Ke Polisi
Politik

Budiman Sudjatmiko: Pernyata..

21 Januari 2021 07:25
Angkat Bicara Soal Banjir Kalsel, Greenpeace: Pemerintah Perlu Mereview Izin Kelola Lahan
Politik

Angkat Bicara Soal Banjir Ka..

21 Januari 2021 04:25
Kenang Mulyadi Tamsir Korban SJ-182, Aminuddin Maruf: Tidak Ada Kalimat Terucap Selain Penuh Kesantunan Dan Senyuman
Politik

Kenang Mulyadi Tamsir Korban..

21 Januari 2021 02:25
WALHI: 30 Persen Batas Kawasan Hutan Dihapus Perparah Bencana Hidrometeorologi
Politik

WALHI: 30 Persen Batas Kawas..

21 Januari 2021 01:18
Dukung Vaksin Merah Putih, Erick Thohir: Sayang Sekali Kalau Rp 70 Triliun Mengalir Ke Luar Negeri
Politik

Dukung Vaksin Merah Putih, E..

20 Januari 2021 23:32
Tata Kelola Pendidikan Jadi Kunci Meningkatkan Kualitas Guru
Politik

Tata Kelola Pendidikan Jadi ..

20 Januari 2021 22:43
KPU Sampaikan Jawaban Ke MA Atas Banding Eva-Deddy
Politik

KPU Sampaikan Jawaban Ke MA ..

20 Januari 2021 21:43