Dilaporkan Cemarkan Nama Baik, Bambang Suryadi: Apa Mungkin Ngabalin Tidak Menikmati Uang Setoran Korupsi?

Ali Mochtar Ngabalin/Net

Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin Kamis (3/12) mendatangi Mapolda Metro Jaya.

Bersama kuasa hukumnya Razman Arief Nasution, Ngabalin melaporkan dua orang yang dianggap telah memfitnah dirinya terlibat dalam pusaran korupsi suap ekspor benih lobster yang melibatkan mantan menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.

Ngabalin menyebut dua orang yang hendak dirinya laporkan yakni BBS dan MYH. Menurutnya, dua orang yang berbicara di media online telah melakukan fitnah terkait kasus yang menjerat Edhy tersebut.

BBS diketahui adalah Bambang "Beathor" Suryadi yang sempat menyampaikan bahwa KPK harus memeriksa dan menangkap Ngabalin karena turut serta dalam perjalan dinas ke Amerika Serikat.

Merespons pelaporan Ngabalin, Beathor mengatakan, pihaknya mengaku senang karena Ali Ngabalin menempuh jalur hukum.

Beathor mengaku akan berkonsultasi dengan ahli bahasa mendalami tentang pencemaran nama baik.

Menurut murid Taufiq Kiemas ini, sebagai pembina di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ngabalin telah membiarkan menterinya mencemarkan nama baiknya.

"Artinya, Ngabalin membiarkan dirinya tercemar karena membiarkan Menteri KKP binaan nya berbuat kecemaran dengan korupsi ?" demikian kata Bambang, Kamis malam (3/12).

Dalam pandangan mantan anggota DPR RI dari PDIP ini, sebagai pejabat Istana Ngabalin seharusnya bisa mencegah binaanya tidak melakukan korupsi.

Faktanya, Ngabalin bersama Staf Ahli Menteri KKP yang menjadi tersangka KPK penerima uang suap benur sering berkunjung ke berbagai daerah.

"Dalam berbagai video, nampak Ngabalin berkunjung ke berbagai daerah bersama Staf Ahli Menteri KKP yang menjadi tersangka sebagai pelaku penerima uang sogok suap benur, lantas apa mungkin Ngabalin ke daerah tidak menikmati uang setoran korupsi tersebut?" demikian komentar Bambang.

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Harapan Pimpinan DPR, Jenderal Sigit Lebih Humanis Dan Aspiratif
Politik

Harapan Pimpinan DPR, Jender..

27 Januari 2021 13:56
Kecepatan Penyebaran Covid-19 Yang Tembus 1 Juta Kasus Harus Diimbangi Penguatan 3T Dan Pembatasan Mobilitas
Politik

Kecepatan Penyebaran Covid-1..

27 Januari 2021 13:48
Peluang JK Di Pilpres 2024 Terbuka Jika Mulai Dekati Nasdem, PAN, PKS Dan PPP
Politik

Peluang JK Di Pilpres 2024 T..

27 Januari 2021 13:41
Wisma Atlet Mulai Penuh, Bamsoet Minta Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Layanan RS
Politik

Wisma Atlet Mulai Penuh, Bam..

27 Januari 2021 13:35
Tokoh ICMI Ini Maju Sebagai Bakal Calon Ketua Umum Ikatan Alumni ITB
Politik

Tokoh ICMI Ini Maju Sebagai ..

27 Januari 2021 13:17
Legislator PKS Tidak Habis Pikir WNA China Masih Bisa Masuk Indonesia
Politik

Legislator PKS Tidak Habis P..

27 Januari 2021 13:13
Sudah Tembus Sejuta, Dimana Letak Keberhasilan Penanganan Pandemi Covid-19?
Politik

Sudah Tembus Sejuta, Dimana ..

27 Januari 2021 12:58
Covid-19 Tembus Sejuta, PKS: Jangan Malah Biarkan WN China Masuk Di Tengah PPKM
Politik

Covid-19 Tembus Sejuta, PKS:..

27 Januari 2021 12:41