Bawaslu Merauke Tegaskan Tak Larangan Kampanye Paslon 01 Oleh Masyarakat Kimam

Bawaslu Kabupaten Merauke pastikan tak ada larangan kampanye terhadap paslon nomor urut 1/RMOLPapua

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Merauke memastikan video yang beredar di masyarakat lewat media sosial terkait pernyataan sikap masyarakat Adat di Distrik Kimam terhadap pasangan calon nomor urut 01 tidak benar.

Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum dan Informasi Bawaslu Kabupaten Merauke, Benediktus Tukidjo mengatakan, kegiatan Adat yang dilakukan di Kimam merupakan pemasangan sasi yang dilakukan oleh simpatisan yang mendukung pasangan calon nomor urut 3.

“Memang itu ada kegiatan Adat sana dikatakan itu pasang sasi, tetapi itu dipasangnya kalau tidak salah tanggal 1 Desember. Lalu pada 2 atau 3 Desember itu oleh tim nomor urut tiga itu melakukan pemasangan itu. Artinya simpatisan-simpatisan di sana berinisiatif membuat seperti itu. Kalau menurut saya bisa tafsirkan seperti itu,” jelas Tukidjo, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Sabtu (5/12).

Tukidjo juga menjelaskan, tidak ada penolakan dari masyarakat Kimam ketika ada pasangan calon lain yang melakukan kampanye sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sehingga kampanye dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya seperti yang diharapkan.

“Memang benar kegiatan itu ada, tapi ternyata kan tidak ada efeknya apa-apa. Yang dilakukan oleh masyarakat itu adalah penyampaian aspirasi saja atau menurut adat sama mereka memang sasi untuk salah satu paslon tetapi kan apa yang mereka lakukan tidak ada apa-apanya bagi pihak lain, itu disampaikan juga oleh Ketua Harian Partai Golkar, Dominikus Ulukyanan dan beliau merasakan tidak ada apa-apa dan tidak ada penolakan,” tegasnya.

Lebih Lanjut, sampai saat ini tidak ada pihak-pihak yang mengadukan kejadian ini ke Bawaslu Kabupaten Merauke. Tetapi dikarenakan Bawaslu melihat unggahan yang sempat membuat kehebohan di masyarakat, sehingga Bawaslu langsung melakukan pengecekan dengan berkoordinasi dengan Pengawas Pemilu (Panwaslu) Distrik.

“Jadi bahwa di Kimam tidak ada masalah, karena kemarin Bawaslu langsung berkoordinasi dengan Pengawas Pemilihan di tingkat Distrik terkait kebenaran berita tersebut. Dan dari laporan pihak Pengawas tingkat distrik menyampaikan tidak ada permasalahan seperti yang dikhawatirkan dan itu dikuatkan juga oleh paslon nomor satu yang merupakan lawan politik ternyata tidak merasakan ancaman itu,” pungkasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Lampiran Perpres Miras Dicabut Jokowi, Aktivis: Pemerintah Harus Tutup Pabrik Miras
Politik

Lampiran Perpres Miras Dicab..

02 Maret 2021 13:55
Muhammadiyah Dukung Usaha Jokowi Bangkitkan Ekonomi Dengan Pancasila Dan UUD 1945, Bukan Lewat Miras
Politik

Muhammadiyah Dukung Usaha Jo..

02 Maret 2021 13:42
Pesan Airlangga Hartarto, Mubes Kosgoro 1957 Harus Guyub Dan Tidak Membuat Perpecahan
Politik

Pesan Airlangga Hartarto, Mu..

02 Maret 2021 13:40
Firli Bahuri Harus Kerja Lebih Keras Lagi...
Politik

Firli Bahuri Harus Kerja Leb..

02 Maret 2021 13:30
PP Muhammadiyah: Miras Adalah Pangkal Dari Berbagai Kejahatan
Politik

PP Muhammadiyah: Miras Adala..

02 Maret 2021 13:26
Tanpa Basa-basi, Jokowi Putuskan Cabut Lampiran Perpres Soal Investasi Minuman Beralkohol
Politik

Tanpa Basa-basi, Jokowi Putu..

02 Maret 2021 13:13
KPK Masih Yakin Harun Masiku Di Tanah Air Dan Sudah Bentuk 2 Satgas
Politik

KPK Masih Yakin Harun Masiku..

02 Maret 2021 13:05
Meski Menjabat Sekitar 3 Tahun, Kepala Daerah Terpilih Di Pilkada 2020 Tetap Dapat Gaji Satu Periode
Politik

Meski Menjabat Sekitar 3 Tah..

02 Maret 2021 13:02