Perayaan Malam Tahun Baru Dilarang, Fahira Idris: Agar Penanggulangan Covid-19 Lebih Maksimal

Anggota DPD RI, Fahira Idris, mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang melarang ada perayaan malam tahun baru/Ist

Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melarang tempat wisata, hotel, hingga restoran menggelar acara perayaan Tahun Baru mendapat dukungan penuh dari anggota DPD RI DKI Jakarta, Fahira Idris.

Pelarangan ini bertujuan agar kegiatan perayaan malam tahun baru tidak menciptakan kerumunan yang bisa berujung klaster baru Covid-19.

Menurut Fahira, kebijakan tersebut harus diambil agar pada 2021 upaya penanggulangan Covid-19 bisa lebih maksimal. Kemudian, positivity rate atau tingkat penularan bisa segera diturunkan.

“Semoga kita semua bisa memahami kebijakan larangan perayaan tahun baru yang berpotensi menciptakan kerumunan ini. Kesabaran, kedisiplinan, dan konsistensi kita mentaati berbagai protokol kesehatan sepanjang 2020 semoga mampu menurunkan tingkat penularan Covid-19 di Jakarta pada 2021. Terlebih jika nanti vaksin yang didatangkan Pemerintah sudah mendapatkan izin dari BPOM," ujar Fahira Idris di Jakarta, Selasa (15/12).

"Namun, sekali lagi, kita harus bersabar sampai nanti vaksin benar-benar dinyatakan aman dan efektif. Vaksin kita saat ini adalah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” sambungnya.

Fahira melanjutkan, konsekuensi kebijakan larangan perayaan tahun baru yang berpotensi menciptakan kerumunan ini tentunya berpengaruh berbagai bidang terutama ekonomi. Tetapi langkah ini harus diambil agar pandemi Covid-19 di Jakarta dan di berbagai daerah lain dapat segera dikendalikan.

Selama pandemi ini belum bisa dikendalikan secara maksimal, selama itu pula ekonomi akan terganggu.

Oleh karena itu, berbagai kebijakan yang mempunyai dampak kuat terhadap pengendalian pandemi harus ditempuh agar ekonomi bisa kembali berdenyut tanpa dibayangi gangguan lagi.

“Semakin cepat pandemi ini kita kendalikan, semakin cepat ekonomi pulih, bahkan akan mampu bergerak lebih dinamis dari sebelumnya. Oleh karena itu, kita tidak punya pilihan lain, selain menutup berbagai celah yang berpotensi menaikkan kembali angka penularan Covid-19. Saya meyakini para pelaku usaha memahami keputusan Pemerintah DKI ini demi tujuan besar kita bersama yaitu mengendalikan laju penyebaran Covid-19,” pungkas Fahira.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Tak Terima Jokowi Dituduh Lemahkan KPK, Ali Ngabalin: Itu Cara-cara Berpikir Otak Sungsang
Politik

Tak Terima Jokowi Dituduh Le..

13 Mei 2021 04:40
Jika PT 0 Persen, Poros Serpong Dan Poros Jakarta Sangat Potensial Dipilih Rakyat
Politik

Jika PT 0 Persen, Poros Serp..

13 Mei 2021 01:57
Apa Yang Buat Rezim Jokowi Manjakan WN China, Tapi Keras Terhadap Rakyatnya?
Politik

Apa Yang Buat Rezim Jokowi M..

13 Mei 2021 01:39
ReJo: Tudingan Feri Amsari Kepada Presiden Jokowi Adalah Fitnah Berbahaya
Politik

ReJo: Tudingan Feri Amsari K..

13 Mei 2021 00:59
Majalengka Satu-satunya Zona Merah Di Pulau Jawa, Bupati: Dasarnya Apa?
Politik

Majalengka Satu-satunya Zona..

13 Mei 2021 00:39
Poros Jakarta Vs Poros Serpong, Siapa Lebih Kuat?
Politik

Poros Jakarta Vs Poros Serpo..

13 Mei 2021 00:19
Sambut Lebaran Dengan Gembira Dan Berbagilah Kebahagiaan
Politik

Sambut Lebaran Dengan Gembir..

12 Mei 2021 23:59
Perayaan Idul Fitri Bersamaan Dengan Kenaikan Isa Almasih, Gus Ami: Mari Kita Rawat Dan Jaga Persatuan Bangsa
Politik

Perayaan Idul Fitri Bersamaa..

12 Mei 2021 23:42