Masyarakat Belum Paham, Saleh Daulay Apresiasi Inisiatif Pemerintah Sosialisasi Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksin/Net

Inisiatif pemerintah yang mengagendakan sosialisasi vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat diapresiasi sejumlah pihak.

Pasalnya, masih banyak di antara masyarakat yang belum memahami sepenuhnya program vaksinasi ini.

"Saya mengapresiasi inisiatif pemerintah yang mengagendakan vaksinasi dalam waktu dekat. Agar program ini berjalan dengan baik, pemerintah didesak untuk melakukan sosialisasi secara luas," ujar anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay, Senin (4/1).

"Sosialisasi sangat perlu. Bisa dilakukan oleh jaringan pemerintah sampai ke tingkat desa. Ada juga puskesmas dan pustu yang bisa dimanfaatkan. Tentu bisa juga memanfaatkan rumah-rumah sakit yang tersebar di seluruh Indonesia," sambungnya.

Dalam sosialiasi ini, kata Saleh, ada beberapa hal yang perlu dijelaskan.

Pertama, terkait dengan mutu, manfaat, dan keamanan vaksin. Ini menjadi hal penting yang akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk ikut vaksinasi.

Kedua, teknis pelaksanaan vaksinasi. Jika dibutuhkan dua kali injeksi, perlu dijelaskan kapan keduanya dilakukan? Apakah bersamaan, atau diselingi waktu tertentu.

Ketiga, pemerintah juga perlu menjelaskan soal kehalalan vaksin. Faktor kehalalan ini sering sekali menjadi perdebatan di masyarakat. Untuk menghindari polemik, sebaiknya persoalan ini dijelaskan terlebih dahulu.

Keempat, pemerintah diminta juga untuk mensosialisasikan hal-hal yang terkait dengan KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi). Jika terjadi KIPI, hal apa saja yang perlu dilakukan.

"Sebab, respons orang per orang bisa saja berbeda terhadap vaksin yang masuk ke tubuhnya. Walaupun ini sifatnya sangat medik, tetapi masyarakat perlu diberitahu terkait hal ini," ucap Ketua Fraksi PAN DPR RI ini.

"Sosialisasi yang disebutkan di atas, dinilai sebagai salah satu kunci kesuksesan program vaksinasi. Tidak mudah melakukan vaksinasi bagi 181,5 juta WNI. Pasti akan banyak problem di sana sini. Itu yang perlu diantisipasi sejak awal sebelum program vaksinasi ini dijalankan," demikian Saleh Daulay.

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Tidak Cerminkan Kepemudaan, Andriyana: Mustahuddin Ketuaan Jadi Plt Ketum KNPI
Politik

Tidak Cerminkan Kepemudaan, ..

08 Maret 2021 22:52
Demokrat: Seusai Pernyataan Mahfud MD, Kami Berhak Nyatakan KLB Deli Serdang Abal-abal
Politik

Demokrat: Seusai Pernyataan ..

08 Maret 2021 22:34
Koneksi Dengan Bisnis Baik, Andi Arief Yakin Moeldoko Aktor Take Over Demokrat Dengan Transaksional
Politik

Koneksi Dengan Bisnis Baik, ..

08 Maret 2021 22:06
GN Tolak Diajak Kudeta AHY, Gde Siriana: GN Tunjukkan Tetap Jadi Teman Seperjuangan SBY
Politik

GN Tolak Diajak Kudeta AHY, ..

08 Maret 2021 22:05
Komite IV DPD: Bank Syariah Optimis Tumbuh Dan Mampu Lalui Masa Pandemi
Politik

Komite IV DPD: Bank Syariah ..

08 Maret 2021 21:14
Dua Petanda Buruk Akan Menghantui Jokowi Jika Dingin Sikapi Konflik Moeldoko-Demokrat
Politik

Dua Petanda Buruk Akan Mengh..

08 Maret 2021 21:04
Disambangi Ridwan Kamil, Diaz Hendropriyono: Kang Emil Adalah Imam Yang Luar Biasa
Politik

Disambangi Ridwan Kamil, Dia..

08 Maret 2021 20:47
Muslim Butarbutar: Mubes Kosgoro Sebagai Ormas Pendiri Partai Golkar Legal, Wajar Dibuka Airlangga Hartarto
Politik

Muslim Butarbutar: Mubes Kos..

08 Maret 2021 20:29