Pramono Ubaid: Meski Tersendat-sendat, Demokrasi Di Indonesia Harus Terus Didorong

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi/Net

Demokrasi di Indonesia memang tidak pernah berjalan linier dan mulus dalam setiap perjalanannya. Namun, demokrasi merupakan pilihan sejak awal negara Indonesia terbentuk.

Begitu disampaikan Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk "Refleksi Pemikiran Alumni UIN" pada Senin (4/1).

"Demokrasi sudah menjadi pilihan kita berbangsa dan bernegara sejak awal, sejak para pendiri bangsa kita dulu. Tetapi, demokrasi kita tidak pernah berjalan mulus selalu menghadapi tantangan dari sistem-sistem lain," kata Pramono.

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengatakan, perjalanan demokrasi di Indonesia dari masa ke masa terus mengalami jalan berliku.

"Pada suatu ketika, ada pemberontakan atas nama agama DII/TII di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Aceh. Pada kesempatan lain, kelompok Komunis juga pernah berusaha mengganti sistem itu. Berikutnya, sistem totalitarian militeristik juga pernah mewarnai sistem demokrasi kita," tuturnya.

"Jadi, demokrasi kita tidak pernah berjalan linier mulus selalu bergerak ke depan," imbuh Pramono.

Aktivis muda Muhammadiyah ini juga menyebutkan pada era reformasi juga demokrasi masih mengalami tantangan yang nyata. Hal itu ditenggarai oleh sejumlah masalah kebangsaan mulai dari persinggungan keberagaman hingga politik.

Namun begitu, para alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta diharapkan tidak lantas anti demokrasi betapapun demokrasi di Indonesia selalu menemui jalan terjal.

"Tantangan terus berlangsung, tetapi sebagai insan-insan alumni UIN, bagi saya, demokrasi Indonesia harus terus didorong meskipun jalannya tersendat-sendat, mundur ke belakang, tetapi menjadi komitmen bersama bagi kita untuk bagaimana demokrasi kita dorong ke depan," tandasnya.

Selain Pramono, narasumber lain dalam webinar tersebut yakni; Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang juga Ketua IKAL UIN, TB Ace Hasan Syadzily, Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI Asrori S Karni, dan Komisioner Purnabakti Komnas Perempuan Yunianti Chuzaifah.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Dukungan Mantan Walikota Solo Ke Nanan Peringatan Untuk Puan
Politik

Dukungan Mantan Walikota Sol..

21 April 2021 00:08
Kemendikbud Akhirnya Mengakui Tak Sengaja Hapus Hasyim Asy'ari Dari Kamus Sejarah
Politik

Kemendikbud Akhirnya Mengaku..

20 April 2021 23:57
Ucapan Selamat Dari AHY Ke PKS: Semoga Semakin Solid Dan Istiqomah Memperjuangkan Aspirasi Rakyat
Politik

Ucapan Selamat Dari AHY Ke P..

20 April 2021 22:53
Dikabarkan Masuk Kabinet Jokowi, Witjaksono Dapat Dukungan NU Lampung
Politik

Dikabarkan Masuk Kabinet Jok..

20 April 2021 22:45
Cek Persiapan PSU Di Daerah, Ketua Bawaslu: Tolong Pelajari Putusan MK Dengan Seksama!
Politik

Cek Persiapan PSU Di Daerah,..

20 April 2021 22:43
Pengamat: Bobby Nasution Harus Bisa Bedakan Posisi Sebagai Walikota Dan Menantu Jokowi
Politik

Pengamat: Bobby Nasution Har..

20 April 2021 21:55
Buntut Hilangnya Mata Pelajaran Pancasila Dari Kurikulum Wajib, PB HMI Minta Nadiem Ikut Di Reshuffle Jokowi
Politik

Buntut Hilangnya Mata Pelaja..

20 April 2021 21:34
HUT Ke-19 PKS: Semoga Allah SWT Mengangkat Semua Kesulitan Bagi Bangsa Yang Kita Cintai
Politik

HUT Ke-19 PKS: Semoga Allah ..

20 April 2021 21:21