LP3ES: Kecenderungan Otoriter Dan Praktik Diktator Semakin Kuat Ketika Oposisi Hilang Dan Sipil Lemah

Ketua Dewan Pengurus LP3ES, Didik J Rachbini/Net

Catatan demokrasi di era pemerintahan Joko Widodo pada tahun 2021 diprediksi Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES).

Ketua Dewan Pengurus LP3ES, Didik J Rachbini mengatakan, catatan tersebut ditungkan ke dalam 'Outlook Democracy LP3ES 2021' yang salah satunya membahas soal kemunduran demokrasi karena kuatnya kecendrungan wajah pemerintahan otoriter dan praktik diktator.

"Presiden dari perilakunya tidak menunjukkan komitmen terhadap demokrasi dalam pengambilan keputusan dan tindakannya. Kecendrungannya otoriter dan praktek diktator semakin kuat ketika oposisi hilang dan masyarakat sipil lemah," ujar Didik dalam jumpa pers virtual, Senin (11/1).

Bahkan, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini menilai, kemunduran demokrasi ini seperti suatu siklus setelah 20 tahun demokrasi dijalankan.

Dia menggunakan 'Teori Bandit' yang ditulis oleh Mancur Olson untuk menjelaskan kemungkinan kemunduran demokrasi. Yang mana dikatakan dalam teori tersebut tiga tahap evolusi kekuasaan.

Tahap pertama adalah Anarki, yang didefiniskan sebagai tahap dimana hukum rimba berlaku dalam kekuasaan.

"siapa kuat dia yang berkuasa. Sehingga, dapat dikatakan sebagai bandit yang berpindah-pindah," terang Didik.

Kemudian, kekuasaan di tahap tersebut berevolusi menjadi tirani. Di tahap ini, Didik mengatakan ada kehendak dari penguasa untuk mempertahankan kekuasaannya. Karena sudah muncul beberapa penguasa lainnya yang memiliki pola pikir yang lebih maju.

"Dalam tahapan tirani ini pemimpin berusaha membuat sistem yang berkelanjutan di suatu tempat, Oleh karena itu disebut pula dengan bandit menetap atau stationary bandit," ungkapnya.

Setelah itu, barulah sampai ke tahapan yang ketiga. Yaitu, demokrasi yang ditandai dengan kemunculan peradaban hukum. Di sini pula akhirnya tahap demokrasi yang beradab muncul.

Dengan teori tersebut, Didik menyimpulkan kekuasaan pada dasarnya bersumber dari banditisme yang memiliki watak perilaku bandit, serta inheren ada dan melekat di dalam entitas kekuasaan.

"Watak bandit tersebut hilang ketika peradaban rule of law, check and balance dan demokrasi. Tanpa itu semua, maka kekuasaan dan penguasa kembali masuk ke tahap satu atau dua, dimana dikenal sebagai praktik banditisme, otoritarianisme dan anti-demokrasi," tuturnya.

"Tapi, pada saat pendemi, ketika rakyat dan oposisi lemah banditisme itu pun memperoleh tempatnya dalam tatanan bernegara. Maka, kecendrungan berbalik menuju otoriter mulai dan bahkan sudah terjadi," demikian Didik J Rachbini.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Dukungan Mantan Walikota Solo Ke Nanan Peringatan Untuk Puan
Politik

Dukungan Mantan Walikota Sol..

21 April 2021 00:08
Kemendikbud Akhirnya Mengakui Tak Sengaja Hapus Hasyim Asy'ari Dari Kamus Sejarah
Politik

Kemendikbud Akhirnya Mengaku..

20 April 2021 23:57
Ucapan Selamat Dari AHY Ke PKS: Semoga Semakin Solid Dan Istiqomah Memperjuangkan Aspirasi Rakyat
Politik

Ucapan Selamat Dari AHY Ke P..

20 April 2021 22:53
Dikabarkan Masuk Kabinet Jokowi, Witjaksono Dapat Dukungan NU Lampung
Politik

Dikabarkan Masuk Kabinet Jok..

20 April 2021 22:45
Cek Persiapan PSU Di Daerah, Ketua Bawaslu: Tolong Pelajari Putusan MK Dengan Seksama!
Politik

Cek Persiapan PSU Di Daerah,..

20 April 2021 22:43
Pengamat: Bobby Nasution Harus Bisa Bedakan Posisi Sebagai Walikota Dan Menantu Jokowi
Politik

Pengamat: Bobby Nasution Har..

20 April 2021 21:55
Buntut Hilangnya Mata Pelajaran Pancasila Dari Kurikulum Wajib, PB HMI Minta Nadiem Ikut Di Reshuffle Jokowi
Politik

Buntut Hilangnya Mata Pelaja..

20 April 2021 21:34
HUT Ke-19 PKS: Semoga Allah SWT Mengangkat Semua Kesulitan Bagi Bangsa Yang Kita Cintai
Politik

HUT Ke-19 PKS: Semoga Allah ..

20 April 2021 21:21