Catatan PKB, Selama Jabat Kabareskrim Komjen Sigit Prestasinya Meyakinkan

Calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo/Net

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan nama Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR RI Rabu (13/1).

Atas penunjukan itu, anggota Komisi III DPR RI fraksi PKB Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai, rekam jejak dan prestasi perwira tinggi yang saat ini menjabat Kabareksrim itu cukup meyakinkan.

Kata Cucun,  sosok Sigit layak menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun.

"Kami menilai dari rekam jejak dan prestasi Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo cukup meyakinkan untuk menduduki jabatan sebagai Kapolri," ujar Cucun, Rabu (13/1).

Ketua Fraksi PKB DPR RI ini meyakini, mantan ajudan Presiden Jokowi tahun 2014-2016 itu akan melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI dengan baik.   

"Saya yakin proses fit dan proper test di DPR akan berjalan mulus," kata Cucun.

Cucun menambahkan, Presiden Jokowi pasti mempunyai pertimbangan matang dalam memilih figur Komjen Listyo Sigit.

Pertimbangan Jokowi, kata Cucun mencakup sisi prestasi hingga rekam jejak yang cukup mentereng selama menempati pos strategis di Korps Bhayangkara.

Pengamatan Cucun, saat Sigit menjabat Kabareskrim, mega skandal kasus rasuah yang melibatkan Djoko Tjandra dapat dibongkar.

Selain itu, Bareskrim Polri bahkan mampu menangkap Djoko Tjandra yang menjadi buronan selama belasan tahun dalam kasus cessie Bank Bali.

Ia juga mencontohkan pengungkapan pembakarana gedung Kejagung yang berujung jeratan pidana pada pelaku.

“Bareskrim di bawah komando Komjen Sigit juga cukup responsif dalam mengurai kasus-kasus yang menjadi perhatian publik,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Manfaat Perkebunan Disedot Oligarki, Rakyat Kalsel Hanya Dapat Mudharat
Politik

Manfaat Perkebunan Disedot O..

21 Januari 2021 07:46
Budiman Sudjatmiko: Pernyataan Pandji Sebaiknya Dibantah, Tapi Tidak Usah Diadukan Ke Polisi
Politik

Budiman Sudjatmiko: Pernyata..

21 Januari 2021 07:25
Angkat Bicara Soal Banjir Kalsel, Greenpeace: Pemerintah Perlu Mereview Izin Kelola Lahan
Politik

Angkat Bicara Soal Banjir Ka..

21 Januari 2021 04:25
Kenang Mulyadi Tamsir Korban SJ-182, Aminuddin Maruf: Tidak Ada Kalimat Terucap Selain Penuh Kesantunan Dan Senyuman
Politik

Kenang Mulyadi Tamsir Korban..

21 Januari 2021 02:25
WALHI: 30 Persen Batas Kawasan Hutan Dihapus Perparah Bencana Hidrometeorologi
Politik

WALHI: 30 Persen Batas Kawas..

21 Januari 2021 01:18
Dukung Vaksin Merah Putih, Erick Thohir: Sayang Sekali Kalau Rp 70 Triliun Mengalir Ke Luar Negeri
Politik

Dukung Vaksin Merah Putih, E..

20 Januari 2021 23:32
Tata Kelola Pendidikan Jadi Kunci Meningkatkan Kualitas Guru
Politik

Tata Kelola Pendidikan Jadi ..

20 Januari 2021 22:43
KPU Sampaikan Jawaban Ke MA Atas Banding Eva-Deddy
Politik

KPU Sampaikan Jawaban Ke MA ..

20 Januari 2021 21:43