Arteria Dahlan: Aset Terbaik Polri, Mas Sigit Pribadi Yang Sederhana Dan Bersahaja

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan/Net

Calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang diajukan Presiden Joko Widodo melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR, merupakan aset terbaik Korps Bhayangkara. Karena itu, pilihan Presiden itu dinilai sangat tepat dan beralasan.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan dalam keterangannya yang diterima redaksi, Rabu (13/1).

"Saya melihat pilihan Pak Jokowi ke Komjen Listyo Sigit sangat tepat dan cukup beralasan dan telah mempertimbangkan banyak hal. Mas Sigit itu kan aset terbaik polri," kata Arteria Dahlan.

Arteri menegaskan, sejak awal dirinya mendukung penuh siapapun yang akan dipilih oleh Presiden untuk menjadi calon Kapolri untuk selanjutnya diuji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi III DPR.

"Bukan hanya karena Partai PDI Perjuangan sebagai partai pendukung pemerintah yang berarti kita mendukung semua kebijakan atau keputusan yang diambil Presiden. Tapi, kami memiliki pengalaman panjang bagaimana karakteristik kepemimpinan Pak Jokowi," tegasnya.

"Saya melihat pilihan Pak Jokowi ke Komjen Listyo Sigit sangat tepat dan cukup beralasan dan pastinya merupakan keputusan yang terbaik," imbuh Arteria.

Menurut politisi muda PDI Perjuangan ini, figur Listyo Sigit merupakan aset yang dimiliki institusi kepolisian. Mulai dari kepribadiannya yang sederhana, pekerja sekaligus pemimpin yang bersahaja dan rendah hati. Kontrol emosinya pun sangat baik, dan cenderung tidak senang menonjolkan diri.

"Secara integritas, memiliki rekam jejak yang sangat luar biasa sekaligus segudang capaian prestasinya, termasuk juga bagaimana beliau melakukan pembenahan di Bareskrim Mabes Polri," tuturnya.

Secara kompetensi, Listyo Sigit tidak perlu diragukan lagi kemampuannya di setiap penugasan yang diemban serta kemampuannya dalam menerjemahkan fungsi-fungsi kepolisian, menjalankan misi reformasi institusi Polri.

"Secara emosional, beliau memiliki kedekatan emosional dengan Presiden, beliau pernah menjadi ajudan Pak Jokowi, sebelumnya pernah memiliki kesejarahan panjang saat di Solo. Dan Presiden merasa 'nyaman' dan 'aman' dengan Mas Sigit. Beliau 'terlayani dengan baik' dan Mas Sigit sepertinya paham betul apa yang menjadi keinginan Pak Jokowi," ucap Arteria.

"Ini yang menjadi pembeda dibandingkan dengan kompetitor yang lain," sambungnya.

Selain itu, masih kata Arteria, rentang waktu kepemimpinan Listyo Sigit yang panjang ini juga dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan visi Polri yang "Profesional, Modern dan Terpercaya" (Promoter). Jadi, tidak lagi disibukkan untuk gonta-ganti Kapolri setiap tahun.

"Tidak ada ruang untuk main gerbong sana gerbong sini, semua satu gerbong di bawah kepemimpinan Kapolri. Saya yakin Mas Sigit mampu menjawab tantangan itu," ujarnya.

Namun demikian, Arteria menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir, DPR tetap bekerja serius dalam melakukan fit and proper test. Sebagaimana diamanatkan Ketua DPR RI Puan Maharani, Komisi III DPR akan memastikan pemenuhan persyatan administrasi, kompetensi, profesionalisme dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan UUD NRI 1945.

"Pastinya saya mendukung penuh dan mengawal keinginan dan keputusan Presiden mencalonkan Mas Sigit menjadi Kapolri," demikian Arteria Dahlan.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Manfaat Perkebunan Disedot Oligarki, Rakyat Kalsel Hanya Dapat Mudharat
Politik

Manfaat Perkebunan Disedot O..

21 Januari 2021 07:46
Budiman Sudjatmiko: Pernyataan Pandji Sebaiknya Dibantah, Tapi Tidak Usah Diadukan Ke Polisi
Politik

Budiman Sudjatmiko: Pernyata..

21 Januari 2021 07:25
Angkat Bicara Soal Banjir Kalsel, Greenpeace: Pemerintah Perlu Mereview Izin Kelola Lahan
Politik

Angkat Bicara Soal Banjir Ka..

21 Januari 2021 04:25
Kenang Mulyadi Tamsir Korban SJ-182, Aminuddin Maruf: Tidak Ada Kalimat Terucap Selain Penuh Kesantunan Dan Senyuman
Politik

Kenang Mulyadi Tamsir Korban..

21 Januari 2021 02:25
WALHI: 30 Persen Batas Kawasan Hutan Dihapus Perparah Bencana Hidrometeorologi
Politik

WALHI: 30 Persen Batas Kawas..

21 Januari 2021 01:18
Dukung Vaksin Merah Putih, Erick Thohir: Sayang Sekali Kalau Rp 70 Triliun Mengalir Ke Luar Negeri
Politik

Dukung Vaksin Merah Putih, E..

20 Januari 2021 23:32
Tata Kelola Pendidikan Jadi Kunci Meningkatkan Kualitas Guru
Politik

Tata Kelola Pendidikan Jadi ..

20 Januari 2021 22:43
KPU Sampaikan Jawaban Ke MA Atas Banding Eva-Deddy
Politik

KPU Sampaikan Jawaban Ke MA ..

20 Januari 2021 21:43