Kalau Benar Langgar Prokes, Aparat Harus Usut "Pesta" Ahok, Raffi Ahmad Dkk

Pesta ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Ahok, Rafii Ahmad dkk/Net

Penegakan hukum dalam proses penanganan protokol kesehatan Covid-19 harus adil.

Mantan Menpora Roy Suryo mengatakan, kalau benar "pesta" Basuki T. Purnama alias Ahok, Raffi Ahmad dan kawan-kawan melanggar prokes, maka aparat harus bertindak.

"Kalau benar tidak berizin, jangan malah polisi yang menindak malah dicopot," ujar dia menyindir.

"Tindak tegas pelanggar-pelanggar prokes ini," sambung ahli telematika ini lewat akun Twitter miliknya, @KRMTRoySuryo2.

Dari foto dan pemberitaan yang beredar, Roy Suryo yakin ada Ahok termasuk Raffi Ahmad di dalamnya.

"Tweeps, ya benar, ini bukan hoak tapi Ahok. Orang yang menyanyi-nyanyi dalam (kerumunan) "pesta" bersama Raffi Ahmad cs itu memang Komisaris Utama Pertamina, yang dibayar uang rakyat," sebut dia.

Sekali lagi, Roy Suryo meminta, kalau benar acara itu melanggar prokes, termasuk tidak mengantongi izin, aparat harus bertindak dan berlaku adil.

Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Sujarwo sebelumnya mengatakan, lokasi pesta berada di area perumahan, di sebuah rumah besar, bukan di kafe.

Namun, dia memastikan acara itu ilegal, lantaran berkerumun melanggar prokes Covid-19. Pihaknya sendiri tidak mengetahui acara itu. Saat ini masih ditelusuri.

Ahok, Raffi Ahmad dkk dikabarkan menghadiri pesta ulang tahun Ricardo Gelael, di Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu malam (13/1).

Dalam acara itu, Raffi Ahmad yang paling banyak dapat sorotan. Pasalnya, paginya bersama Presiden Joko Widodo di Istana Jakarta, dia menerima vaksin corona gelombang pertama.

Namun seperti yang sudah diketahui, vaksinasi adalah salah satu acara mengurangi penyebaran corona. Jadi meski sudah divaksin, harus tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Manfaat Perkebunan Disedot Oligarki, Rakyat Kalsel Hanya Dapat Mudharat
Politik

Manfaat Perkebunan Disedot O..

21 Januari 2021 07:46
Budiman Sudjatmiko: Pernyataan Pandji Sebaiknya Dibantah, Tapi Tidak Usah Diadukan Ke Polisi
Politik

Budiman Sudjatmiko: Pernyata..

21 Januari 2021 07:25
Angkat Bicara Soal Banjir Kalsel, Greenpeace: Pemerintah Perlu Mereview Izin Kelola Lahan
Politik

Angkat Bicara Soal Banjir Ka..

21 Januari 2021 04:25
Kenang Mulyadi Tamsir Korban SJ-182, Aminuddin Maruf: Tidak Ada Kalimat Terucap Selain Penuh Kesantunan Dan Senyuman
Politik

Kenang Mulyadi Tamsir Korban..

21 Januari 2021 02:25
WALHI: 30 Persen Batas Kawasan Hutan Dihapus Perparah Bencana Hidrometeorologi
Politik

WALHI: 30 Persen Batas Kawas..

21 Januari 2021 01:18
Dukung Vaksin Merah Putih, Erick Thohir: Sayang Sekali Kalau Rp 70 Triliun Mengalir Ke Luar Negeri
Politik

Dukung Vaksin Merah Putih, E..

20 Januari 2021 23:32
Tata Kelola Pendidikan Jadi Kunci Meningkatkan Kualitas Guru
Politik

Tata Kelola Pendidikan Jadi ..

20 Januari 2021 22:43
KPU Sampaikan Jawaban Ke MA Atas Banding Eva-Deddy
Politik

KPU Sampaikan Jawaban Ke MA ..

20 Januari 2021 21:43