Berpolemik Usai Divaksin, Tokoh NU: Kita Berhak Marah Ke Raffi Dan Ahok

Potret Raffi Ahmad tanpa mengenakan masker yang viral usai vaksinasi Covid-19/Net

Polemik dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan artis Raffi Ahmad pasca disuntik vaksin Sinovac turut disoroti tokoh Nahdlatul Ulama.

Salah satunya datang dari Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal. Melalui akun Twitternya, Akhmad Sahal menyebut publik berhak marah dengan tindakan Raffi Ahmad di sebuah acara yang diduga dihadiri Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Awalnya, Akhmad Sahal mengomentari unggahan warganet pemilik akun @rizkisiregar. Unggahan itu menyebut acara Raffi Ahmad dilakukan di ruang tertutup. Para peserta pesta menikmati rokok sambil bernyanyi dan berjoget tanpa masker.

"Marah. Kita berhak marah," jelas unggahan @rizkisiregar.

Akhmad Sahal tampak mengunggah ulang tulisan @rizkisiregar seraya menuliskan beberapa kalimat.

"Setuju, kita berhak marah. Dan marahnya enggak hanya ke Raffi Ahmad yang mblegedhes. Tapi juga ke host-nya, ke Ahok, dan para artis yang hadir," tulis Akhmad Sahal seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (14/1).

Polemik ini viral setelah artis Anya Geraldine mengunggah foto bersama dengan sejumlah artis lainnya. Dalam foto itu juga tampak seorang pria yang diduga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Keberadaan Ahok dalam foto dan video yang beredar juga turut dipastikan oleh pakar telematika Roy Suryo.

"Ya benar, ini bukan hoak, tapi Ahok. Orang yang menyanyi dalam (kerumunan) 'pesta' bersama Raffi Ahmad cs itu memang Komisaris Utama Pertamina yang dibayar uang rakyat," tulis Roy Suryo di akun Twitternya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Dekati Partai Demokrat AS, Jadi Jalan Mulus Bagi AHY Meraih Tiket RI 1
Politik

Dekati Partai Demokrat AS, J..

25 Januari 2021 14:00
Iwan Sumule: Kalau KPK Belum Berani Tangkap 'Madam', Herman Herry Dulu Lah
Politik

Iwan Sumule: Kalau KPK Belum..

25 Januari 2021 13:44
Program 1.000 Desa Sapi, DPR Murka Terhadap Mentan: Kami Tidak Setuju, Kenapa Tetap Jalan
Politik

Program 1.000 Desa Sapi, DPR..

25 Januari 2021 13:11
Biden Lebih Mudah Berhubungan Dengan SBY, Tapi AHY Belum Waktunya Jadi Capres
Politik

Biden Lebih Mudah Berhubunga..

25 Januari 2021 12:37
Ketua Komisi IV Minta Kementan Fokus Pikirkan Kedelai Dan Daging sapi
Politik

Ketua Komisi IV Minta Kement..

25 Januari 2021 12:26
Pengaruh Joe Biden Ke AHY Tidak Besar, Namun Mesin Politik AS Bisa Berbuat Banyak Hal
Politik

Pengaruh Joe Biden Ke AHY Ti..

25 Januari 2021 11:26
Airlangga Jalan Tengah Bagi Faksi-faksi Di Golkar
Politik

Airlangga Jalan Tengah Bagi ..

25 Januari 2021 10:49
Wartawan Masuk Daftar Vaksinasi Covid-19, AJI Bandarlampung: Tak Perlu Diistimewakan
Politik

Wartawan Masuk Daftar Vaksin..

25 Januari 2021 10:12