Besok, KPU Lampung Koordinasi Ke Pusat Hadapi Banding Eva-Deddy

Paslon nomor urut 3 Pilkada Lampung, Eva Dwiana-Deddy Amarullah/Repro

KPU Bandarlampung akan berkonsultasi kepada KPU RI soal banding paslon Eva Dwiana-Deddy Amarullah atas putusan KPU 007/HK. 03.1-KPT/1871/KPU-kot/I/2021 yang mendiskualifikasi mereka.

Hal tersebut dilakukan KPU sebagai bentuk kehati-hatian sembari menunggu surat pemberitahuan registrasi dari Tata Usaha Negara (TUN) Mahkamah Agung (MA).

"Senin (18/1) kami mau konsultasi ke KPU RI didampingi KPU Provinsi," kata Ketua KPU Bandarlampung, Dedy Triyadi diberitakan Kantor Berita RMOLLampung.

Namun demikian, ia belum memastikan konsultasi tersebut akan digelar secara daring atau bertemu langsung. "Besok kita bahas di kantor sekalian laporan dari tim yang ke MA kemarin," tambahnya.

Terpisah, Koordinator Divisi Hukum KPU Bandarlampung yang tengah berada di Jakarta, Robiul mengatakan, sampai saat ini belum mendapatkan surat pemberitahuan register gugatan.

"Belum, tunggu permohonan pemohon dulu didaftarkan ke MA," katanya.

Selain Robiul, Koordinator Divisi Teknis, Fery Triatmojo; Kuasa Hukum KPU Bandarlampung, Frans; dan Kasubag Hukum KPU Lampung tengah berada di Jakarta untuk jemput bola terkait notif MA sekaligus menyiapkan jawaban.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Eva-Deddy, Wiyadi mengatakan, tim hukumnya sudah mendaftar banding ke MA namun belum diregistrasi lantaran kantor MA lock down dan akan buka kembali pada Senin besok.

Wiyadi mengatakan, waktu pendaftaran perkara gugatan ke MA tidak bisa dikatakan hangus mengingat kejadian luar biasa di tengah pandemi Covid-19.

Dia menjelaskan, hal ini merujuk peraturan MA 1/2020 tentang pedoman pelaksanaan tugas selama masa Covid-19 di lingkungan MA dan Badan Peradilan, pemeriksaan perkara dapat ditunda.

"Jadi dalam surat edaran itu dijelaskan, terhadap perkara perkara yang dibatasi jangka waktu pemeriksaannya oleh ketentuan undang-undang, hakim dapat menunda walaupun melampaui tenggang waktu," tegasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Polling 24 Tokoh Harapan, bersama Arief Poyuono dan Jerry Massie

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Kunjungan Presiden Jokowi di NTT Undang Kerumunan Massa

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021

Artikel Lainnya

Gugatan Pilkada Tapsel Ditolak, Nasdem Hormati Putusan MK
Politik

Gugatan Pilkada Tapsel Ditol..

26 Februari 2021 07:54
Warisan Teramat Kelam Kepolisian Satu Persatu Harus Dibersihkan Kapolri Listyo Sigit
Politik

Warisan Teramat Kelam Kepoli..

26 Februari 2021 07:10
Ahmad Basarah Dukung Evi Nusanty Pimpin Organisasi Keluarga Putra Putri Polri
Politik

Ahmad Basarah Dukung Evi Nus..

26 Februari 2021 04:48
Muannas Alaidid Dirikan Komnas PMH
Politik

Muannas Alaidid Dirikan Komn..

26 Februari 2021 04:16
Di Hadapan BPH Migas, Ratna Juwita Protes Kriteria Anggota Komite
Politik

Di Hadapan BPH Migas, Ratna ..

26 Februari 2021 03:37
AHY Dinilai Gagal Memimpin Demokrat, BMI: Pandangan Ini Berlawanan Dengan Fakta
Politik

AHY Dinilai Gagal Memimpin D..

26 Februari 2021 02:29
Rektor DO Mahasiswa Karena Didemo, Nasdem: Seharusnya Dia Bersyukur, Kampus Ada Dinamika
Politik

Rektor DO Mahasiswa Karena D..

26 Februari 2021 01:15
KNPD: Inkonstitusional, Desakan KLB Tidak Sesuai AD/ART Partai Demokrat
Politik

KNPD: Inkonstitusional, Desa..

26 Februari 2021 00:49