Airlangga: Program Vaksinasi Jangan Membuat Masyarakat Kendurkan Prokes Covid-19

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto/Net

Program vaksinasi yang sudah dilakukan pemerintah jangan membuat masyarakat lengah terhadap pandemi Covid-19.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto, mengimbau masyarakat untuk tidak mengendurkan penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Menurut Airlangga, meskipun program vaksinasi sudah bergulir, tetapi belum bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat karena baru berjalan beberapa hari.

Dia menegaskan, program vaksinasi masih butuh waktu untuk membentuk kekebalan komunitas. Jadi, meskipun sudah bergulir, seluruh pihak harus terus berdisiplin menerapkan 3M.

“Jangan kendurkan disiplin 3M. Semua pihak harus bekerja sama, disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan,” ujar Airlangga, Senin (18/1).

Kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini, ada indikasi longgarnya penerapan protokol kesehatan yang membuat kasus positif Covid-19 terus menanjak dalam beberapa hari terakhir.

Terlebih, jika dirunut masa inkubasi virus Covid-19 sekitar dua pekan, lonjakan kasus yang terus menyentuh rekor pada akhir pekan ini merupakan akumulasi penularan saat libur akhir tahun.

Airlangga mengingatkan bahwa Satgas Penanganan Covid-19 mencatat terjadinya rekor baru kasus positif Covid-19 berturut-turut sejak kemarin sehingga menjadi rekor tertinggi sejak Covid-19 masuk di Indonesia.

Ia meminta pemerintah daerah dan aparat yustisi bertindak tegas mengantisipasi terjadinya kerumunan masyarakat yang berpotensi menjadi klaster penambahan kasus penularan Covid-19.

"Pemerintah daerah dan aparat yustisi kami harap berupaya seoptimal mungkin mengingatkan yang tidak dispilin menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengimbau agar masyarakat bisa saling bekerja sama untuk berdisiplin menerapkan 3M, sembari menunggu tercapainya program vaksinasi sebanyak 70 persen dari penduduk Indonesia.

“Jangan sampai lengah, karena yang kita hadapi virus yang tidak terlihat. Tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan tetap menggunakan masker untuk menyelamatkan diri kita, keluarga dan masyarakat Indonesia,” tegas Airlangga.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

AHY: 3 Syarat KLB Demokrat Tidak Dipenuhi Peserta KLB Ilegal Di Deliserdang
Politik

AHY: 3 Syarat KLB Demokrat T..

05 Maret 2021 18:04
Aspirasi Anak Perlu Diserap Melalui Musrenbang, Terlebih Masa Pandemi Covid-19
Politik

Aspirasi Anak Perlu Diserap ..

05 Maret 2021 17:54
Jerumuskan Presiden, Relawan JoMan Desak Pencopotan Bahlil Lahadalia Dan M. Lutfi
Politik

Jerumuskan Presiden, Relawan..

05 Maret 2021 17:37
Tak Ingin Jokowi Disalahkan Atas Pernyataan
Politik

Tak Ingin Jokowi Disalahkan ..

05 Maret 2021 17:33
Bakal Pecat Kader Yang Membelot, Demokrat Kabupaten Bekasi Pertanyakan Status Peserta KLB Sibolangit
Politik

Bakal Pecat Kader Yang Membe..

05 Maret 2021 17:27
Tanggapi Santai Gerakan KLB Sibolangit, DPP Demokrat: Itu Kan Bodong
Politik

Tanggapi Santai Gerakan KLB ..

05 Maret 2021 17:21
Kopi Boyolali Tembus Pasar Eropa, LaNyalla Berharap Daerah Lain Tingkatkan Produk Andalan
Politik

Kopi Boyolali Tembus Pasar E..

05 Maret 2021 17:11
Hengky Luntungan Jadi Sosok Yang membuka KLB Ilegal Deli Serdang, Begini Pidatonya
Politik

Hengky Luntungan Jadi Sosok ..

05 Maret 2021 17:03