Beda Dari Sebelumnya, Kali Ini Revisi UU Pemilu Diinisiasi DPR RI

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia/Net

DPR RI melalui Komisi II mengambil inisiasi dalam melakukan revisi UU Pemilu yang saat ini tengah diharmonisasikan di Badan Legislasi.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyampaikan, latar belakang munculnya RUU Pemilu ini dikarenakan hampir setiap jelang pemilu pemerintah mengajukan perubahan UU Pemilu.

Doli mengatakan, bahwa ada satu perbedaan dari pembahasan kali ini. Yakni, inisiatif yang lebih dahulu diambil DPR RI.

“Ada situasi yang melatarbelakangi agak berbeda dengan RUU sekarang, pertama adalah ini kembali UU Pemilu ini diambil inisiatif ya oleh DPR, di dalam pembahasan revisi UU Pemilu beberapa waktu terakhir itu selalu diinisiasi oleh pemerintah,” ucap Doli dalam acara diskusi virtual bertajuk "Revisi UU Pemilu dan Pilkada 2022 Mungkin dan Urgenkah?", Minggu (24/1).

Legislator dari Fraksi Golkar ini menyampaikan, Komisi II ingin menciptakan politik dan demokrasi di Indonesia dengan wajah baru sesempurna mungkin melalui rancangan UU Pemilu.

Menurutnya, sistem politik di Indonesia agak unik dibandingkan negara lain. Di sejumlah negara pemilu hanya berlangsung sekali, sedangkan Indonesia berkali-kali.

“Pemilihan macam-macam ya walaupun sebetulnya UU 7/2017 yang disebut sebagai UU Pemilu ini teriri dari tiga UU yang disatukan antara UU Legislatif, Presiden dan penyelenggara pemilu yang sekarang jadi satu, yaitu UU 7/2017,” katanya.

“Nah sementara UU kedua adalah UU tentang pilgub dan pilwagub, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota yaitu UU 10/2018,” imbuhnya.

Berdasadkan pengalaman selama ini, lanjut Doli, bahwa pelaksanaan pemilu sebetulnya hampir tidak ada perbedaan dari pelaksanaan sistem dan pilkada.

“Maka kami menyepakati kedua UU ini kita satu rezimkan, yaitu UU Pemilu yang teriri dari pemilihan presiden, legislatif dan kepala daerah,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

Menguat, Permintaan Dari Akar Rumput Agar Yenny Wahid Jadi Ketum PKB Gantikan Cak Imin
Politik

Menguat, Permintaan Dari Aka..

23 April 2021 05:20
Doa 1/3 Malam Untuk KRI Nanggala 402
Politik

Doa 1/3 Malam Untuk KRI Nang..

23 April 2021 04:21
Kucuran Rp 134 T Tak Cukup Pulihkan Ekonomi, Gde Siriana: Minimal Rakyat Dikasih Rp 300 T
Politik

Kucuran Rp 134 T Tak Cukup P..

23 April 2021 03:44
Dukung Paul Zhang Diadili, GAMKI: Pelaku Lain Juga Harus Ditindak
Politik

Dukung Paul Zhang Diadili, G..

23 April 2021 02:53
Targetkan 11 Kursi DPR Di 2024, Nasdem Jabar Gandeng Tokoh Hingga Selebgram
Politik

Targetkan 11 Kursi DPR Di 20..

23 April 2021 02:37
Kirab Obor Paskah, Anies: Jakarta Adalah Tempat Bertemunya Keberagaman
Politik

Kirab Obor Paskah, Anies: Ja..

23 April 2021 01:20
130 Juta Masyarakat Sulit Akses Perbankan, Ketua DPD RI: BI Harus Segera Buat Terobosan
Politik

130 Juta Masyarakat Sulit Ak..

23 April 2021 00:40
DPR Ungkap Nilai Kebudayaan Bisa Jadi 'Jamu' Efek Buruk Era Digital
Politik

DPR Ungkap Nilai Kebudayaan ..

23 April 2021 00:23