Gubernur Aceh Tolak Laksanakan Putusan MA, Mendagri Harus Beri Teguran

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah/Ist

Sikap Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, yang enggan melaksanakan keputusan Mahkamah Agung terkait Majelis Adat Aceh (MAA) disorot Ombudsman Aceh

Menurut Kepala Ombudsman Aceh, Taqwaddin, tindakan Gubernur Aceh dinilai sebagai bentuk arogansi kekuasaan. Karena itu, Taqwaddin meminta Menteri Dalam Negeri menyikapi sikap Nova Iriansyah dengan memberikan teguran.

“Saya prihatin terhadap hal ini. Menurut saya Menteri Dalam Negeri perlu menaruh perhatian dan memberi solusi terhadap masalah ini,” kata Taqwaddin kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (25/1).

MA telah menolak gugatan kasasi Gubernur Aceh terkait SK pengangkatan Pengurus Lembaga Majelis Adat Aceh. Penolakan kasasi oleh MA itu menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh dalam gugatan antara Ketua MAA, Badruzzaman Ismail, dengan Gubernur Aceh.

Dalam putusan pengadilan tingkat pertama, majelis hakim menyatakan Keputusan Gubernur Aceh nomor 821.29/298/2019 tentang pengangkatan Plt Ketua Pengurus MAA dan surat Gubernur perihal penetapan pengukuhan dewan pengurus dan pemangku adat pada MAA tahun 2019-2023 tidak sah.

Selain itu, hakim mewajibkan Gubernur Aceh selaku tergugat diminta mencabut SK dan surat Gubernur tersebut, dan mewajibkan kepada tergugat melanjutkan proses usul penetapan Dewan pengurus MAA berdasarkan hasil Musyawarah Besar (Mubes).

Kalah di tingkat pertama, Gubernur Aceh melalui kuasa hukumnya melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan. Hasilnya, PTTUN Medan menguatkan putusan PTUN Banda Aceh.

Namun, hingga kini Gubernur Aceh belum juga menindaklanjuti putusan pengadilan terhadap Badurzzaman.

Keengganan Gubernur Aceh ini dinilai Taqwaddin bakal merendahkan wibawa lembaga Mahkamah Agung. Kondisi ini, akan berimbas pada keharmonisan hubungan antara Mahkamah Agung RI dengan Pemerintah RI, atau antara pihak eksekutif dengan judikatif

Jika Pemerintah Aceh tidak mematuhi putusan tersebut, akan muncul implikasi yang lebih luas. Lagipula, kata Taqwaddin, Nova bersumpah untuk mematuhi hukum saat dilantik sebagai Gubernur Aceh.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet

Selasa, 13 April 2021
Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021

Artikel Lainnya

Dukungan Masyarakat Terhadap PDIP Masih Moncer Di Survei LPPM, Demokrat Beda 0,1 Persen Dari Gerindra
Politik

Dukungan Masyarakat Terhadap..

15 April 2021 00:03
Iriana Jokowi Capres Terkuat Kedua Dari Kalangan Perempuan, Kangkangi Risma Hingga Khofifah
Politik

Iriana Jokowi Capres Terkuat..

14 April 2021 23:31
Zainuddin Maliki: Sudah Tepat Gabungkan Ristek Dengan Dikbud
Politik

Zainuddin Maliki: Sudah Tepa..

14 April 2021 23:16
Laporkan Habib Rizieq Soal Covid, Bima Arya Tepis Karena Politik
Politik

Laporkan Habib Rizieq Soal C..

14 April 2021 23:06
Temuan Survei LPPM: 79,2 Persen Publlik Menilai Arah Negara Sesuai Konstitusi
Politik

Temuan Survei LPPM: 79,2 Per..

14 April 2021 23:00
Dua Menteri Nasdem Dianggap Layak Dicopot, Ahmad Ali Pasrahkan Kepada Jokowi
Politik

Dua Menteri Nasdem Dianggap ..

14 April 2021 22:51
Making Indonesia 4.0 Perlu Disokong SDM Yang Unggul
Politik

Making Indonesia 4.0 Perlu D..

14 April 2021 22:43
Tidak Mau Ada Sistem Ecer Di Pengelolaan APBD, Jokowi Ke Kepala Daerah Yang Baru: Buat Dua Atau Tiga Program Prioritas Saja
Politik

Tidak Mau Ada Sistem Ecer Di..

14 April 2021 22:34