Bertemu Jokowi Di Istana, Zulhas: Revisi UU Pemilu Belum Tentu Lebih Bagus

Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan/Net

Sejumlah partai politik bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (1/2).

Beredar kabar orang nomor 1 di Indonesia itu meminta agar pembahasan revisi UU Pemilu dibatalkan.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyampaikan,  pembahasan revisi UU Pemilu tidak ada kaitannya dengan pemerintah.

Zulhas sapaan karibnya mengatakan, PAN mengambil sikap atas RUU Pemilu yang saat ini masih berpolemik.

“UU Pemilu nggak ada kaitannya dengan pemerintah kita, jadi kita mengambil keputusan sendiri. Jadi kalo ada yang tanya apakah ketemu presiden membahas UU Pilkada,” ucap Zulhas kepada wartawan, Senin (1/2).

Dia menambahkan, secara internal PAN telah mengkaji RUU Pemilu tersebut.

Hasil kajiannya, ada sejumlah pasal yang banyak diprotes masyarakat di antaranya Pemilu dengan sistem proporsional tertutup dan kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

“Kami sudah mengkaji, kalau ada perubahan belum tentu lebih bagus, yang lagi ramai kan Pemilu tertutup, PT naik, mantan HTI boleh apa tidak, FPI boleh apa tidak," tandas Zulhas.

Lebih lanjut ZUlhas mengatakan, dalam revisi UU Pemilu tidak membicarakan substansi penting. Ia kemudian mencontohkan substansi penting misalkan Undang Undang Dasar kan membolehkan partai politik mengusung calon presiden.

"Misalnya UUD itu kan mengatakan parpol boleh mengusulkan capres, yang dibahas tidak lebih baik, jadi kita stay,” tandasnya.

Sejauh ini ada 4 fraksi yang menolak revisi UU Pemilu. Beberapa fraksi itu antara lain, PAN, PPP, PKB dan kemudian menyusul PDIP.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Arsul Sani: Pernyataan Presiden Jokowi Sesuai Komitmen Pembentuk UU 19/2019
Politik

Arsul Sani: Pernyataan Presi..

17 Mei 2021 17:54
Arief Poyuono: Ada Oknum DPR Inisial AW Dan AD Jadi Beking Penimbun Gula
Politik

Arief Poyuono: Ada Oknum DPR..

17 Mei 2021 16:44
Temuan Muhammadiyah, Masih Banyak Masyarakat Tidak Percaya Covid-19
Politik

Temuan Muhammadiyah, Masih B..

17 Mei 2021 16:12
MCCC Muhammadiyah Apresiasi Masyarakat Tidak Mudik
Politik

MCCC Muhammadiyah Apresiasi ..

17 Mei 2021 16:08
Masih Ada Peluang, Jokowi Sarankan Pegawai KPK Yang Gagal TWK Ikuti Pendidikan Kedinasan Wawasan Kebangsaan
Politik

Masih Ada Peluang, Jokowi Sa..

17 Mei 2021 15:56
Nasib 75 Pegawai KPK Tidak Lolos TWK, Jokowi Sependapat Dengan Putusan MK
Politik

Nasib 75 Pegawai KPK Tidak L..

17 Mei 2021 15:38
Halal Bihalal KPK, Firli Bahuri Sambangi Pegawai Ke Ruang Kerja
Politik

Halal Bihalal KPK, Firli Bah..

17 Mei 2021 15:34
Presiden Jokowi: Hasil TWK Hendaknya Untuk Perbaikan KPK
Politik

Presiden Jokowi: Hasil TWK H..

17 Mei 2021 15:30