Peluncuran Golkar Institute, Sarana Pendidikan Bagi Kader-Kader Milenial

Ketua Yayasan Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily/Net

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar resmi meluncurkan Golkar Institute: Sekolah Pemerintahan dan Kebijakan Publik, Selasa (2/2).

Soft Launching Golkar Institute dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, jajaran pengurus DPP Partai Golkar, dan kader Golkar se Indonesia. Turut hadir pula Presiden Joko Widodo yang memberi sambutan.

Ketua Yayasan Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily menjelaskan, bahwa diantara kegiatan Golkar Institute kali ini adalah pendidikan kader-kader muda Partai Golkar yang terpilih menjadi kepada daerah dan wakil kepada daerah pada Pilkada Desember lalu.

“Acara yang ketiga adalah pembukaan program pendidikan eksekutif bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dari kader Partai Golkar yang keseluruhan pesertanya merupakan generasi milenial," ujar Ace.

"Jumlahnya sengaja kami batasi hanya 27 orang. Karena inilah kader-kader muda Partai Golkar yang dipercaya oleh rakyat untuk memimpin daerah masing-masing," imbuhnya.

Ace mengatakan, bahwa mereka akan mengikuti program singkat selama tujuh hari ke depan. Menurutnya, para peserta pendidikan akan mendapat wawasan tiga pilar kemampuan di bidang pemerintahan.  

“Kursus singkat ini berorientasi pada tiga pilar kemampuan dalam bidang pemerintahan dan kebijakan publik, pertama tentang kepemimpinan, kedua tentang politik, dan yang ketiga tentang ekonomi," terangnya.

Ketua Komisi VIII DPR RI ini juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, Golkar Institute akan membuka pendidikan tinggi dengan konsentrasi ilmu pemerintahan dan kebijakan publik.

“Jika tidak ada halangan, kami akan buka program S2 yang khusus tentang kebijakan publik pada bulan Agustus atau September tahun ini. Saat ini perizinannya sedang diproses pada Dirjen Pendidikan Tinggi, Kemendikbud," jelasnya.

Semua rencana kegiatan itu, kata Ace, sebagai upaya memberikan warna Kantor DPP Partai Golkar selain dengan kegiatan-kegiatan kepartaian tetapi juga kegiatan-kegiatan akademik.

"Sehingga kultur dan atmosfir intelektual dan teknokratik tetap terbangun dengan baik di tubuh partai yang kita cintai ini," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Sholat 5 Waktu - Mentari Ramadhan #4

Minggu, 18 April 2021
Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Didambakan Tapi Sulit Jadi Kenyataan, Koalisi Poros Islam Bisa Saja Usung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
Politik

Didambakan Tapi Sulit Jadi K..

19 April 2021 11:59
Siang Ini, Anies Akan Sampaikan LKPJ 2020 Di Rapat Paripurna DPRD DKI
Politik

Siang Ini, Anies Akan Sampai..

19 April 2021 11:48
Rizal Ramli: Marhaenisme Jadi Ideologi Keberpihakan Bung Karno Ke Petani Gurem, Kok Tega-teganya PDIP Dukung Impor Pangan?
Politik

Rizal Ramli: Marhaenisme Jad..

19 April 2021 11:44
Pemindahan Aset BUMN Ke LPI Diduga Bertentangan Asas Lex Superior Derogat Legi Inferiori
Politik

Pemindahan Aset BUMN Ke LPI ..

19 April 2021 11:43
Nabil Haroen: Kalau Larangan Mudik Mengambang Tidak Akan Efektif
Politik

Nabil Haroen: Kalau Larangan..

19 April 2021 11:13
Soal Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Gus Yasin: Akibat Penafsiran Toleransi Yang Kebablasan
Politik

Soal Penistaan Agama Jozeph ..

19 April 2021 11:10
Tokoh Muda NU Ini Ikut Dipanggil Ke Istana, Terkait Reshufle?
Politik

Tokoh Muda NU Ini Ikut Dipan..

19 April 2021 10:48
Dikabarkan Ada Di Jerman, PPP Desak Kemlu-Kemenkumham Cabut Paspor Joseph Paul Zhang
Politik

Dikabarkan Ada Di Jerman, PP..

19 April 2021 10:38