Pembangunan Indonesia Butuh Sistem Yang Baku, Bukan Ditentukan Janji Kampanye Capres

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf/Ist

Di era Reformasi, Indonesia semakin tidak jelas arah pembangunannya. Tanpa ada lagi GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara) yang menjadi pedoman pembangunan, kini pembangunan ditentukan oleh janji kampanye Capres.

Dengan wilayah yang luas dan berbentuk kepulauan, juga banyak penduduk multietnis, jelas sangat berisiko jika masa depan RI ditentukan oleh janji kampanye Capres.

Demikian yang disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, melalui akun Twitter pribadinya, @SirianaGde, Rabu malam (3/2).

Meskipun Presiden itu pilihan rakyat, tambah Gde Siriana, akan jadi masalah besar jika sosok yang dipilih itu hanya berdasarkan popularitas saja.

"Apalagi jika presidennya suka ngibul, membiarkan korupsi merajalela, dan enggak paham persoalan-persoalan negara. Bahkan enggak paham dengan ucapannya sendiri, kemarin ngomong apa, hari ini ngomong lain lagi," terang Gde Siriana.

Semestinya, menurut Gde Siriana, negara besar itu punya sistem yang baku dan sustainable. Semua diatur oleh sistem. Baik itu kerja pemerintahan maupun arah yang akan dituju.

"Sehingga siapapun yang memerintah, negara tetap konsisten dalam pembangunan, yaitu apa dan kemana yang mau dituju," demikian Gde Siriana.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021

Artikel Lainnya

Jangan Tinggal Diam, Pemerintah RI Diminta Layangkan Protes Atas Rencana Jepang Buang Limbah Nuklir Ke Laut
Politik

Jangan Tinggal Diam, Pemerin..

10 Mei 2021 00:08
Tak Elok Pegawai KPK Yang Tidak Lulus TWK Mempertanyakan Materi Soal
Politik

Tak Elok Pegawai KPK Yang Ti..

09 Mei 2021 23:50
Prediksi Indo Barometer: Perseteruan Bobby Nasution Dan Edy Rahmayadi Bakal Berlanjut Hingga Pilgub Sumut 2024
Politik

Prediksi Indo Barometer: Per..

09 Mei 2021 23:35
Polemik TWK, Anggota Fraksi Golkar Sarankan Remedial Training
Politik

Polemik TWK, Anggota Fraksi ..

09 Mei 2021 22:19
Presiden Dipermalukan Oleh Dapur Komunikasi Pemerintah Yang Sedang Galau
Politik

Presiden Dipermalukan Oleh D..

09 Mei 2021 21:57
Ajakan Beli Bipang Online Bukti Jokowi Mudah Disetir Orang Sekelilingnya
Politik

Ajakan Beli Bipang Online Bu..

09 Mei 2021 21:22
100 Hari Kapolri Jenderal Listyo, Pengamat Intelijen: Perubahan ke Arah Positif Sudah Dimulai
Politik

100 Hari Kapolri Jenderal Li..

09 Mei 2021 20:17
WNA China Berdatangan Saat Larangan Mudik, Garda Bangsa: Memang Tidak Bisa Ditunda?
Politik

WNA China Berdatangan Saat L..

09 Mei 2021 19:58