Legislator PDIP Minta Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan Dievaluasi

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rahmad Handoyo/Net

Menteri Keuangan Sri Mulyani mewacanakan untuk memangkas atau memotong hingga 50 persen insentif tenaga kerja kesehatan Covid-19.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan No. S-65/MK.02/2021 tentang besaran insentif tenaga kesehatan, tenaga kesehatan dan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ditetapkan insentif bagi dokter spesialis.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mempertanyakan kebijakan tersebut. Pasalnya, pada saat rapat kerja bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tidak ada rencana pemerintah melakukan pemotongan insentif.

"Saya kira ini kita pertanyakan ya, apa alasannya pemotongan nakes ini. Bahkan dalam rapat kerja kemarin dengan Menteri Kesehatan, kami semua untuk menyimpulkan tidak dipotong dan dikembalikan lagi," ucap Rahmad kepada wartawan, Kamis (4/2).

Legislator asal Boyolali dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada saat rapat kerja bersama akan memperjuangkan nasib tenaga kerja.

"Pak Menteri Kesehatan berjanji akan berkomunikasi dengan Menteri Keuangan. Nah ini kan memprihatinkan berita ini karena di saat kasusnya belum terkendali kemudian banyak nakes yang gugur dalam pengendalian Covid-19, ada berita ini, tentu menurunkan semangat dari para nakes kita," katanya.

Dia berharap agar kebijakan tersebut dievaluasi kembali, dan meminta Kemenkeu dan Kemenkes untuk menjelaskan alasan pemotongan insentif tersebut.

"Kalau alasannya keterbatasan fiskal kan bisa direalokasi kegiatan-kegiatan yang tidak skala prioritas untuk difokuskan untuk membantu para nakes kita," katanya.

"Jadi saya kira masih bisalah untuk diutak-atik fiskal kita untuk mengsupport para nakes kita yang sudah berkorban menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19," ucap Rahmad menambahkan.

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Menko Luhut Minta Masyarakat Menahan Diri Tidak Mudik Demi Menjaga Sanak Keluarga
Politik

Menko Luhut Minta Masyarakat..

13 Mei 2021 12:16
Imam Masjid Al Azhar Tidak Menyangka Jamaah Membludak Tapi Tetap Taat Prokes
Politik

Imam Masjid Al Azhar Tidak M..

13 Mei 2021 11:49
Firli Bahuri: Ramadhan Telah Beri Pelajaran Untuk Tidak Lakukan Praktik Korupsi
Politik

Firli Bahuri: Ramadhan Telah..

13 Mei 2021 11:28
Seperti Jokowi, Puan Maharani Gelar Shalat Idul Fitri Secara Sederhana Di Rumah Dinas
Politik

Seperti Jokowi, Puan Maharan..

13 Mei 2021 10:41
Khatib Masjid Al Azhar Ajak Umat Bantu Doa Dan Dana Untuk Palestina
Politik

Khatib Masjid Al Azhar Ajak ..

13 Mei 2021 10:13
Kembali Gelar Shalat Idul Fitri, Masjid Al Azhar Terapkan Prokes Ketat
Politik

Kembali Gelar Shalat Idul Fi..

13 Mei 2021 09:45
Presiden Jokowi Shalat Idulfitri Bareng Paspampres Di Halaman Istana Bogor
Politik

Presiden Jokowi Shalat Idulf..

13 Mei 2021 08:39
Doa Jokowi Di Hari Lebaran: Semoga Wabah Segera Sirna Dan Kita Kembali Bertatap Muka
Politik

Doa Jokowi Di Hari Lebaran: ..

13 Mei 2021 08:19